Kehadiran Siswa Minim, Pemkab Buka Opsi Liburkan Sekolah ?
Pendidikan

Kehadiran Siswa Minim, Pemkab Buka Opsi Liburkan Sekolah ?

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama Gubernur DIY akan memutuskan kebijakan pendidikan menyikapi keresahan publik soal virus corona atau Covid-19. Hal itu menyusul minimnya tingkat kehadiran siswa dalam beberapa hari terakhir.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunungkidul, Drajat Ruswandono mengatakan, tingkat kehadiran siswa di sekolah pada jenjang SD maupun SMP negeri minim dalam beberapa hari terakhir.

"Faktanya di lapangan, sekolah SD SMP negeri kedatangan siswa 30 persen," ujar Drajat usai mengikuti rapat forkompimda tertutup di Rumah Dinas Bupati Gunungkidul, Rabu (18/03/2020) siang.

Drajat beranggapan bahwa para orang tua siswa resah menyusul kabar merebaknya virus corona. Mereka memilih untuk menjaga anaknya dengan tidak ikut kegiatan belajar mengajar di sekolah. 

Sejumlah lembaga pendidikan di luar milik pemerintah juga sudah bersikap untuk tidak menggelar kegiatan belajar mengajar di sekolah. Kegiatan pendidikan dilakukan secara daring atau online selama dua pekan.

Menyikapi hal itu, Drajat mengaku bahwa kebijakan pendidikan akan segera diputuskan lewat rapat dengan gubernur termasuk opsi belajar dari rumah.

"Baru besok siang (hari ini-red) dirapatkan di tingkat gubernur," katanya.

Sementara Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMPN 1 Wonosari, Sri Wahyuni, menuturkan, pihak sekolah akan menyiapkan teknis pembelajaran melalui daring atau online bila kebijakan libur diambil oleh pemerintah.

"Kami siap apapun kebijakan yang ditentukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul," katanya.