Pakai Dua Rekening Bank, Bendahara Desa Mengeluh Ribet Posting Gaji
Pemerintahan

Pakai Dua Rekening Bank, Bendahara Desa Mengeluh Ribet Posting Gaji

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Awal tahun ini benar-benar membuat bendahara desa di Kabupaten Gunungkidul merasa pusing. Mereka dibuat ribet lantaran harus memposting gaji kades dan perangkat desa sebanyak dua kali di bank yang berbeda.

Hal itu disampaikan oleh Muhariyanto, Pengurus Forum Sekretaris Desa Kabupaten Gunungkidul diamini Mariyati, salah satu bendahara desa di Kecamatan Wonosari kepada sorot.co, Senin (23/03/2020) siang.

Terkait adanya keluhan dua rekening itu, pihaknya juga sering menampung aspirasi dan berniat mencari solusi terbaik bersama Pemkab Gunungkidul. Sebab jika tidak segera diputuskan menggunakan satu bank, maka bendahara desa dan pemerintah desa akan dirugikan.

Besok rencana kita mau menghadap ke dinas dulu terkait itu, minta nanti agar bisa dipermudah lah prosesnya. Termasuk prosedur pencairan gaji,” kata Muhariyanto, yang juga Sekdes Giriharjo, Kecamatan Panggang.

Ia menjelaskan, ribetnya pengurusan gaji itu dipicu karena pindah bank. Lantaran harus posting 2 kali, maka pengurusan gaji saat ini membutuhkan waktu yang lebih lama. 

Kalau dulu kan satu bank, sekarang sudah beda bank. Nah sekarang jadi pakai dua akun bank, otomatis lebih lama. Karena sudah terlanjur punya hutang di bank yang lama jadi kan harus dipotong dulu di sana, baru ke bank yang baru,” papar dia.

Diakui, terkait proses pencairan gaji pada tahun ini sebenarnya sudah ada perbaikan. Jika tahun sebelumnya gaji cair di bulan Maret, saat ini sudah bisa cair Bulan Januari.