Bu Carik Beberkan Proyek Dana Desa Dituding Tak Beres
Pemerintahan

Bu Carik Beberkan Proyek Dana Desa Dituding Tak Beres

Tanjungsari,(gunungkidul.sorot.co)--Pemerintah Desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari angkat bicara soal tudingan dari segelintir orang yang menilai bahwa pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) program Dana Desa 2019 di Padukuhan Gatak diwarnai penyimpangan.

Pemdes menyatakan bahwa tudingan tersebut sangat tidak berdasar alias ngawur. Sebab sejak awal dulu, program telah melalui prosedur berdasarkan aturan yang berlaku. Bahkan pada saat program berjalan, pemerintah desa senantiasa berkoordinasi dengan inspektorat daerah agar tak melanggar regulasi.

Kades Ngestirejo, Wahyu Suhendri melalui Sekretaris Desa, Purwanti mengatakan, pembangunan GOR hingga finish sejatinya menelan anggaran total mencapai Rp 1,1 miliar. Dana itu terbagi menjadi 2 tahap pembangunan yakni tahun 2019 Rp 751,6 juta dan tahun 2020 direncanakan Rp 400 juta.

Kalau program tahun 2019 kemarin itu ya memang hanya sampai seperti itu, belum sempurna, baru sekitar 65-70 %. Itu saja yang tahun 2019 nggak habis, masih ada SILPA (sisa dana) Rp 22 juta. Nah sisanya rencananya akan kita lanjutkan sampai finish tahun ini,” tegas Bu Carik didampingi perangkat desa setempat, Sukrismiyati dan Wasito, Selasa (24/03/2020).

Dipaparkan, pembangunan GOR itu dilaksanakan secara swakelola Rp 119 juta dan kontrak setelah adendum dengan rekanan CV. ABD senilai Rp 609,5 juta. 

Yang swakelola itu untuk perataan pakai alat berat, pemadatan dan pembersihan lahan; pemasangan batako, folding gate, listrik, dan honor TPK (Tim Pengelola Kegiatan),” imbuh Sukrismiyati.

Mereka mengakui bahwa hingga kini masih ada beberapa pekerjaan yang belum sempurna dalam pembangunan GOR, diantaranya fondasi patah karena tanah amblas karena derasnya aliran air hujan. Hal tersebut berdasarkan hasil opname pekerjaaan dari petugas pendamping pasca pekerjaan tahap I selesai dilaksanakan.

Dan hal itu pun masih jadi tanggung jawab rekanan sampai Bulan Juni besok. Anehnya, dari warga sendiri sampai sekarang juga nggak ada yang protes atau datang ke balai desa minta untuk informasi soal pembangunan GOR itu,” ujar dia.

Disampaikan Agung Nugroho, Perangkat Desa Ngestirejo, GOR itu kedepan bakal dipakai untuk kegiatan olahraga futsal, badminton, dan voli. Pembangunan GOR itu juga berdasarkan usulan warga sejak beberapa tahun silam.

(olahraga) Itu di sini banyak sekali peminatnya. Dengan adanya GOR itu mereka mendukung dan justru minta segera dirampungkan agar bisa cepat pakai,” tandas dia.