Tak Pakai Sistem Karantina, Belasan Orang Diuji Dalam Pengisian Pamong Kalurahan
Pemerintahan

Tak Pakai Sistem Karantina, Belasan Orang Diuji Dalam Pengisian Pamong Kalurahan

Tanjungsari, (gunungkidul.sorot.co)--Pemerintah Kalurahan Hargosari, Kapanewon Tanjungsari, menggelar kegiatan pengisian pamong kalurahan di balai kalurahan setempat, Kamis (19/11/2020) pagi.

Sebanyak 13 peserta bersaing dalam ujian pengisian jabatan lowong yakni Carik, Dukuh Mojosari, Dukuh Klepu dan Dukuh Candisari.

Total ada 13 orang pendaftar. Carik 5 orang pendaftar, Dukuh Mojosari 4 orang, Dukuh Candisari 2 orang, Dukuh Klepu 2 orang,” kata Panewu Tanjungsari, Rakhmadian Wijayanto didampingi Lurah Hargosari, Jumeno.

Pelaksanaan ujian kali ini berbeda dengan biasanya karena tidak menerapkan model karantina dalam pembuatan soal pada malam hari menjelang ujian. 

Tidak ada sistem karantina malam hari sebagaimana yang dulu-dulu (pernah dilakukan) mungkin ada di beberapa wilayah di Gunungkidul. Jadi ujian hari ini, pembuatan soal ya hari ini, pencocokan soal ya hari ini, pengumuman hasil juga hari ini. Selesai sampai jam berapa pun tetap kita layani,” beber Rakhmadian Wijayanto.

Diutarakan, Pemerintah Kapanewon Tanjungsari tetap melakukan pengawasan ketat dalam setiap tahapan proses ujian pamong kalurahan. Mulai dari sosialiasasi, pembentukan panitia, pendaftaran, pencocokan berkas juga tak luput dari perhatian tim.

Ini kita lakukan agar warga percaya bahwa pelaksanaan ujian dilaksanakan secara terbuka, umum, jujur dan transparan, tidak ada kata-kata memihak. Ini kita tekankan kepada pemerintah desa, panitia dan badan permusyawaratan kalurahan,” tegas Panewu.

Dengan demikian diharapkan peserta yang lolos ujian benar-benar orang yang memiliki kemampuan dan mau bekerja melayani masyarakat dengan baik.

Kita pastikan tidak ada jago (peserta) bopongan. Peserta saat akan ujian juga digeledah oleh petugas. Masyarakat kita persilakan untuk menyaksikan. Termasuk saat pencocokan jawaban pun akan dilihat oleh semua peserta. Jadi semua bisa tahu, tanpa rekayasa,” terang dia.