Upah Minimum Kabupaten Gunungkidul Naik, Namun Terendah di DIY
Peristiwa

Upah Minimum Kabupaten Gunungkidul Naik, Namun Terendah di DIY

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Pemerintah DIY telah menetapkan UMK di kabupaten/kota tahun 2021 pada Rabu, 18 November 2020 melalui SK Gubernur No. 340/Kep/2020. Kabupaten Gunungkidul menjadi wilayah dengan kenaikan UMK tertinggi di DIY sebesar 3,81 % atau naik Rp 65 ribu.

Secara rinci UMK kota Yogyakarta tahun 2021 sebesar Rp 2.069.530, Kabupaten Sleman Rp 1.903.500, Kabupaten Bantul Rp 1.842.460, Kabupaten Kulon Progo Rp 1.805.000, Kabupaten Gunungkidul Rp 1.770.000.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gunungkidul, Purnama Jaya mengatakan bahwa kenaikan UMK kabupaten ditujukan untuk kesejahteraan bersama terutama kaum buruh. Pada tahun 2020 UMK Kabupaten Gunungkidul Rp 1.705.000 dan UMK Gunungkidul tahun 2021 nanti Rp 1.770.000.

Dengan adanya Surat Keputusan Gubernur DIY, Purnama Jaya berharap para pengusaha legowo sehingga pada tahun 2021 nanti bisa membayarkan upah kepada pekerja sesuai UMK kabupaten Gunungkidul.

Semoga bisa memberikan iklim yang sejuk dan kondusif kepada para pengusaha dan pekerja, apalagi ini di tengah masa pandemi covid 19,” ujar Purnama Jaya, Kamis (19/11/2020).

Sementara itu dihubungi secara terpisah Wakil Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Gunungkidul, Budi Sutrisno mengatakan bahwa upah buruh di kabupaten Gunungkidul secara prosentase memang naik tapi secara nominal masih paling rendah dari wilayah lain di DIY . 

Ya harapan saya setiap tahun upah buruh itu naik terus sesuai dengan kebutuhan hidup layak,” pintanya.