Pembelajaran Tatap Muka, Sekolah Harus Kantongi Rekomendasi Satgas Covid
Pendidikan

Pembelajaran Tatap Muka, Sekolah Harus Kantongi Rekomendasi Satgas Covid

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)--Pada awal pembelajaran semester genap 2020/2021 ini banyak orangtua siswa di Kabupaten Gunungkidul berharap anak-anaknya dapat kembali bersekolah seperti sediakala.

Namun, keinginan tersebut agaknya harus tertunda. Pasalnya, syarat satu sekolah untuk dapat melakukan pembelajaran tatap muka haruslah mendapat rekomendasi dari gugus tugas Covid-19 di masing-masing kapanewon.

Sumarto, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul mengatakan, pihaknya baru saja menilik beberapa sekolah dasar di Patuk dan Nglipar.

Beberapa sekolah yang ia kunjungi sudah siap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka. Sayangnya kondisi lingkungan sekitar sekolah masih belum aman. Menurut Sumarto, beberapa warga sekitar sekolah yang ia kunjungi sempat dinyatakan positif Covid-19.

Tanggal 26 Desember kemarin kami sudah berkordinasi lintas sektoral mengenai hal ini, ya memang kita juga paham keresahan orang tua. Tapi kewenangan yang menentukan sekolah sudah boleh memulai tatap muka atau belum itu di Satgas Covid,” ungkap Sumarto, Kamis (07/01/2021).

Untuk menyiasati hal tersebut, Sumarto mengatakan seluruh siswa di Gunungkidul sudah dibekali demgan akun Google Class. Dengan aplikasi tersebut dapat membantu proses belajar mengajar siswa. 

Masih dari Sumarto, jikapun nanti ada sekolah yang sudah mendapat rekomendasi dari Satgas Covid untuk membuka pembelajaran tatap langsung, pihak sekolah juga diwajibkan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Jarak setiap siswa minimal 1,5 meter, dan jumlah siswa perkelas maksimal 18 siswa,” imbuh Sumarto.

Sumarto berharap vaksin Covid-19 bisa segera terdistribusi segera agar sektor pendidikan bisa pulih seperti sediakala.

Siswa dan gurunya sehat, tapi kalau di lingkungan sekolah ada warga yang positif Covid, tentunya Satgas Covid tidak berani mengeluarkan rekomendasi,” pungkas Sumarto. (Naufal)