Edy Laras, Maestro Campursari Gunungkidul Tutup Usia
Budaya

Edy Laras, Maestro Campursari Gunungkidul Tutup Usia

Karangmojo, (gunungkidul.sorot.co)--Seniman campursari kenamaan Gunungkidul, Herman Yosep Edi Subroto atau akrab dipanggi Edy Laras meninggal dunia pada Jumat (08/01/2021) pagi.

Badiyono, Dukuh Gedangan 1, Kalurahan Gedangrejo, Kapanewon Karangmojo mengatakan, Edy Laras menghembuskan napas terakhir di RSUD Wonosari pada 08.30 WIB dengan riwayat penyakit gagal ginjal.

Badiyono menambahkan, awalnya jenazah akan langsung dikebumikan di tempat pemakaman oleh tim PMI Gunungkidul tanpa berhenti di rumah duka. Tapi hasil tes swab dari RSUD Wonosari menunjukkan bahwa Edy Laras dinyatakan negatif covid-19.

Tadi saya komunikasi dengan keluarga, jenazah akan diberangkatkan ke pemakaman dari rumah duka sekitar pukul 15.00,” ujar Badiyono.

Terpisah, Didik, teman dekat sekaligus kerabat Edy Laras mengatakan, riwayat penyakit ginjal yang diderita Edy Laras baru diketahui setelah mendapat vonis dari rumah sakit. 

Terakhir pentas ya sebelum pandemi, sekitar bulan Februari 2020 kemarin,” terang Didik.

Dengan berpulangnya Edy Laras, Didik mengaku kehilangan sosok yang begitu dihormatinya. Semasa hidup, Edy Laras dikenal sebagai pribadi yang sering memberikan pitutur luhur kepada orang yang lebih muda tentang berbagai hal.

Edy Laras yang sudah memulai debut sebagai seniman campursari sejak 1993 bersama dengan almarhum Manthous ini tutup usia pada 58 tahun. Seniman yang juga berprofesi sebagai guru PNS ini berhasil mengeluarkan karya-karya yang banyak dikenal masyarakat seperti langgam Ngenteni Bali dan Wisata Gunungkidul. (Naufal)