Hilang Usai Tilep Uang Miliaran, Lurah Karangawen Segera Berstatus DPO
Hukum & Kriminal

Hilang Usai Tilep Uang Miliaran, Lurah Karangawen Segera Berstatus DPO

Girisubo,(gunungkidul.sorot.co)--Menghilang usai dikabarkan menggelapkan uang ganti rugi proyek Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Lurah Karangawen, Girisubo, RS akan segera berstatus buron alias daftar pencarian orang (DPO). Polres Gunungkidul akan mengumumkan DPO tersangka RS, setelah pemberkasan dirampungkan dalam waktu dekat.

Polres Gunungkidul sebelumnya telah menetapkan RS sebagai tersangka atas hilangnya uang ganti rugi proyek JJLS tanah kas desa. Ganti rugi tanah yang terkena proyek JJLS dan dibawa kabur tersangka senilai Rp 7 miliar.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Aditya Galayudha mengatakan, perkara hilangnya uang ganti rugi masuk ke dalam kasus korupsi. Polisi sudah menaikan status dari penyelidikan menjadi penyidikan dan menetapkan RS sebagai tersangka.

Pihaknya akan segera menetapkan RS sebagai DPO lantaran mangkir panggilan pemeriksaan penyidik.

"Segera akan kita buat DPO-nya, karena ini baru kita tingkatkan statusnya dari lidik menjadi sidik," ungkap Kapolres kepada sorot.co, Jumat (06/08/2021).

Untuk diketahui, keterlibatan RS dalam kasus tersebut bermula saat pihak Pemerintah Kalurahan Karangawen memperoleh ganti rugi atas pembebasan tanah kas desa yang akan dipakai sebagai Jalur Jalan Lintas Selatan. 

Ketika sampai pada tahap pencairan, uang yang nilainya hingga miliaran itu tidak masuk ke rekening pemerintah kalurahan melainkan ke rekening pribadi.

Uang ganti rugi itu seharusnya dipakai oleh Pemerintah Kalurahan Karangawen untuk membeli tanah sebagai ganti tanah kas desa yang telah dipakai sebagai Jalur Jalan Lintas Selatan. Namun demikian uang tersebut hingga kini tidak jelas.

"Sedang kita lakukan proses penyidikan, dengan kerugian Rp 7 miliar. Kami gunakan Pasal 2, Pasal 3 Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi," ucap Kapolres.