Hadirkan Dua Korban, Polisi Gali Informasi di TKP Kasus Pencabulan Oknum Guru Ngaji
Hukum & Kriminal

Hadirkan Dua Korban, Polisi Gali Informasi di TKP Kasus Pencabulan Oknum Guru Ngaji

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Kasus pelecehan seksual terhadap dua gadis dengan terduga pelaku G (35) akhirnya berlanjut. Tim Reskrim Polres Gunungkidul melakukan pengumpulan data di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di tiga lokasi berbeda pada Senin (11/10/2021) pagi.

Didampingi penasehat hukumnya, dua korban turut hadir dalam pengumpulan data di TKP tersebut. Dua korban masing-masing diminta menjelaskan secara detail peristiwa yang menimpa mereka.

Lokasi pertama olah TKP berada di area Sekolah Dasar (SD) Mulo Baru, Kalurahan Mulo, Kapanewon Wonosari, Masjid Al Ikhlas Mulo dan Kali Gowang, Kalurahan Giring, Kapanewon Paliyan.

Di SD N Mulo Baru, korban diminta menunjukkan titik-titik kegiatan di sekolah hingga dirinya dicabuli. Dimulai dari depan kantor Kepala Sekolah, ruang perpustakaan, tempat yang dijadikan tempat menginap terduga pelaku bersama istri.

Selain itu korban juga menunjukkan ruang guru, toilet hingga gudang yang ada di SD tersebut. Korban secara detail masih mengingat lokasi saat kegiatan yang berakhir tindakan pencabulan.

Selanjutnya di Masjid Mulo, korban kedua juga terlihat menjelaskan runtutan peristiwa pada saat itu. Diantaranya di serambi, dalam masjid dan juga di dalam toilet.

Di lokasi ketiga, yakni di Kali Gowang, korban menceritakan kepada tim penyidik saat pelaku dan korban melakukan ritual abal-abal. Di lokasi inilah, salah satu korban dilecehkan hingga taraf berhubungan badan.

Kanit Pidsus Sat Reskrim Polres Gunungkidul, Ipda Ibnu Ali Puji Hartono menuturkan, pihaknya telah melakukan gelar perkara berkaitan dengan dugaan pencabulan oleh oknum guru ngaji tersebut. Dalam gelar perkara tersebut, pihaknya lantas menaikkan status kasus pencabulan ini ke ranah penyidikan.

"Kita tingkatkan menjadi penyidikan dari penyelidikan," tutur dia, Senin (11/10/2021).

Ibnu menambahkan, dalam rangka penyidikan tersebut salah satunya adalah dengan cek lapangan lokasi berlangsungnya peristiwa pencabulan dengan melibatkan para korban sehingga kejadian tersebut dapat diketahui secara lengkap. 

Namun demikian hingga saat ini, pihaknya belum menetapkan G sebagai tersangka. Pihak kepolisian masih harus melakukan pengumpulan data valid serta melengkapi bukti yang ada.

"Kami belum tetapkan tersangka. Kami kaji dulu nanti," papar dia disela-sela olah TKP.

Terpisah, salah satu keluarga korban berharap agar kasus ini cepat diselesaikan oleh pihak kepolisian sehingga pelaku dapat segera ditahan dan diganjar hukuman.

"Yang jelas saya tetap menghormati pihak kepolisian dan akan mengikuti proses hukum yang dilakukan. Semoga kasus ini cepat selesai dan pelaku dihukum seberat-beratnya," ujarnya.