Persiapan Pilur Serentak, Pemkab Gunungkidul Antisipasi Daerah Rawan Konflik
Pemerintahan

Persiapan Pilur Serentak, Pemkab Gunungkidul Antisipasi Daerah Rawan Konflik

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Pemilihan Lurah (Pilur) serentak Kabupaten Gunungkidul di 58 Kalurahan akan dimulai pada 30 Oktober 2021 mendatang. Kontestasi politik ini mendapat perhatian khusus lantaran dinilai rawan menimbulkan konflik antar pendukung calon Lurah.

Hal ini disampaikan oleh sejumlah pejabat Forkompimda pada rapat koordinasi Pilur serentak yang dilaksanakan di ruang Handayani gedung Setda Senin (11/10/2021) kemarin.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyebutkan berdasarkan pemetaan wilayah, daerah yang memiliki calon Lurah inkamben lebih berpotensi menimbulkan konflik antar pendukung calon lurah.

"Dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, yang ada inkamben ini pasti lebih rawan menimbulkan konflik. Karena pasti lawan politiknya ini akan berusaha mencari celah kesalahan untuk menyerang calon inkamben dan ini tentunya harus kita antisipasi," ujarnya, Senin (11/10/2021).

Sementara itu pada kesempatan yang sama Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menghimbau kepada masyarakat agar menyikapi pelaksanaan Pilur ini dengan lebih bijak dan santai. 

"Saya berharap kepada calon-calon Lurah, saya berharap agar bisa memastikan kepada pendukungnya agar tidak bersikap reaktif menyikapi tentang pemilihan ini," kata dia.

Selain itu, dengan kedewasaan politik ia berharap perpecahan antar warga ditengah pelaksanaan Pilur ini dapat dihindari sehingga pemilihan Lurah kali ini bisa berjalan damai.

"Saya yakin karena pemilihan ini kan sudah dilakukan berkali-kali, dengan kedewasaan politik saya yakin masyarakat bisa menjalankan pemilihan lurah dengan aman," imbuhnya.

Dikarenakan masih dalam masa pandemi, hal lain yang ditekankan Bupati pada pemilihan Lurah kali ini, adalah terkait bagaimana kesiapan petugas lapangan dalam mengantisipasi terjadinya kerumunan, sehingga tidak menimbulkan klaster baru di Gunungkidul.

Menanggapi hasil rapat Forkompimda tersebut, Kepala Dinas DP3AKBPMD Kabupaten Gunungkidul sekaligus pelaksana peknis pemilihan Lurah serentak, Sujarwo menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menyusun rencana teknis dalam mengantisipasi terjadinya konflik masyarakat.

"Ini kan baru rapat koordinasi. Setelah ini baru akan saya buat teknis pelaksanaannya seperti apa. Yang jelas akan kita sesuaikan dengan kondisi kerawanan di lapangan," ujarnya.

Pihaknya akan melibatkan unsur TNI-Polri dan Linmas dalam pengamanan di tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) sehingga diharapkan tidak akan menimbulkan konflik berkepanjangan.