Dewa Bejo Jual Tiket Tanpa Melalui Jalur Resmi ?
Peristiwa

Dewa Bejo Jual Tiket Tanpa Melalui Jalur Resmi ?

Karangmojo,(gunungkidul.sorot.co)--Perjanjian kerjasama antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Mandiri di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo dengan seluruh Pokdarwis rupanya hanya berumur sekejap. Hanya beberapa waktu setelah penandatanganan kesepakatan yang dilangsungkan pada Kamis (22/06) lalu, kini sudah ditemukan adanya Pokdarwis yang diduga melakukan pelanggaran.

Jika biasanya Pokdarwis Dewa Bejo yang melaporkan adanya Pokdarwis lain lantaran melanggar ketentuan, kini giliran Pokdarwis tertua dan terbesar di Goa Pindul tersebut yang disinyalir melanggar kesepakatan bersama.

Berdasarkan temuan yang didapat BUMDes Maju Mandiri yang saat ini menaungi aktifitas pariwisata di Gunungkidul, Dewa Bejo telah menjual tiket tanpa melalui jalur resmi. Tak hanya itu, harga tiket juga dilambungkan hingga mencapai lebih dari 100 % dari tiket asli.

Direktur BUMDes Maju Mandiri, Saryanto mengatakan, aktifitas ilegal Dewa Bejo sendiri sudah dilakukan sejak hari lebaran kedua kemarin. Pihaknya mendapati Pokdarwis Dewa Bejo memasarkan tiket tanpa melalui BUMDes. Harga jual tiket sendiri juga dilambungkan hingga mencapai Rp 100.000 hingga Rp 120.000/orang.

"Padahal tiket normal hanya Rp 50.000/orang. Hal ini dilakukan oleh seluruh Dewa Bejo mulai dari 1hingga 4," beber Saryanto, Rabu (29/06/2017) siang.

Berkaitan dengan tindak lanjut terkait temuan tersebut, BUMDes Maju Mandiri mengaku akan melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah desa maupun instansi terkait. Tak menutup kemungkinan, pihaknya akan melaporkan secara resmi apa yang saat ini terjadi di Goa Pindul.

Hal semacam ini perlu ditindaklanjuti serius lantaran tindakan Pokdarwis Dewa Bejo ini merugikan banyak pihak, baik pemerintah, masyarakat Bejiharjo, dan wisatawan. Selain itu, hal semacam ini juga akan memicu konflik di Goa Pindul kembali pecah dan berbuntut panjang.

"Yang jelas itu ilegal dan melanggar perjanjian. Kita akan segera lakukan koordinasi dengan Pemkab," imbuhnya.