Kuota LPG 3 Kilo Ditambah, Tapi Isinya Separuh
Ekonomi

Kuota LPG 3 Kilo Ditambah, Tapi Isinya Separuh

Playen,(gunungkidul.sorot.co)--Meski sudah penambahan kuota, masa Lebaran di Kecamatan Playen diwarnai dengan kelangkaan gas jenis LPG 3 kilogram. Tak hanya sudah dicari dan harganya yang melambung saja, namun masyarakat harus mendapati kenyataan bahwa isi dari gas melon tersebut tak sepenuh pada hari biasa. Perburuan gas melon pada masa lebaran ini menjadi momen yang bisa disebut paling menyebalkan bagi masyarakat.

Heri Susanto (30) warga Padukuhan Banaran V, Desa Banaran, Kecamatan Playen menceritakan kisahnya berburu gas melon pada masa lebaran ini. Ia mengeluhkan beberapa hari ini ia sangat kesulitan dalam mendapatkan gas LPG 3 kilogram.

Sudah nyarinya susah, harganya melambung hampir 2 kali lipat, dan ini kok isinya nggak penuh,” keluh dia, Kamis (29/06/2017).

Kelangkaan gas melon dirasakannya sudah terjadi sejak menjelang lebaran. Untuk bisa mendapatkan gas melon, ia sampai harus mendatangi hingga belasan agen LPG. Tak hanya sebatas di lingkungan tempatnya tinggal saja, namun perburuan juga sampai harus dilakukan hingga ke daerah lain. 

Ini saya kemarin dapatnya harus mencari sampai ke Desa Ngleri, sudah tidak terhitung berapa warung yang saya datangi,” ujar Heri.

Kekesalan tak berhenti sampai di situ saja. Setelah dipasang, jarum regulatornya pada gas LPG melon tak biasanya hanya menunjukan di bawah batas kuning. Pada hari biasa, jarum regulator selalu pada batas kuning penuh.

"Ini sudah kebangetan, masak isinya sepertinya dikurangi banyak sekali. Biasanya bisa dipakai 2 minggu, ini seminggu lebih sedikit saja sudah habis," ungkapnya kesal.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Sukimin (65) warga Padukuhan Pragak, Desa Semanu, Kecamatan Semanu. Sukimin menyoroti harga gas melon yang seakan melambung tak terkendali. Pada masa lebaran ini, ia harus menebus satu tabung gas ukuran 3 kilogram dengan harga mencapai Rp 25.000. Bahkan saat hari raya ini, harga kembali dinaikan hingga mencapai 30 ribu per tabung.

"Naiknya memang sangat istimewa, apalagi isinya berkurang. Entah ini ada permainan apa dan bagaimana. Yang jelas kami masyarakat kecil yang disusahkan," ucapnya.