Tergusur Dangdut Koplo, Musik Pop Kini Tak Sejaya Dulu
Budaya

Tergusur Dangdut Koplo, Musik Pop Kini Tak Sejaya Dulu

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Dunia panggung hiburan khususnya musik pop di daerah beberapa tahun belakangan ini redup. Masa kejayaan musik pop beberapa seakan tergusur dengan adanya musik dangdut koplo yang saat ini digandrungi pala kawula muda. Redup dan tergesernya musik band pop saat ini dinilai karena kurangnya eksplorasi grup band.

Hal tersebut diungkapkan oleh Feri Rahmadi, salah satu musisi sekaligus vokalis dari band pop Still Rise asal Gadungsari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari. Sebagai salah satu penggemar musik pop ia sangat prihatin akan minimnya gelaran pentas musik pop. Padahal even itu bisa membuka ruang bagi anak band untuk terus tampil eksis.

"Dengan adanya acara Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) kami sangat bersyukur. Apalagi para band-band muda diberi kesempatan untuk tampil menghibur masyarakat. Ini acara FKY yang melibatkan anak band untuk menghibur dengan musik pop untuk yang pertama kalinya," ujar Feri ditemui seusai tampil di alun-alun Wonosari, Rabu (09/08/2017) malam.

Perlunya semangat bersama untuk membangkitkan masa kejayaan musik pop seperti dulu memang harus sering digelar even band yang mengusung musik pop. Tak dipungkiri bahwa kegemaran anak muda yang beralih ke musik dangdut saat ini cenderung menyukai tampilan seksi dan goyangan para penyanyi dangdut yang saat ini sedang moncer-moncernya. 

"Grup band yang dibentuk para anak muda saat ini menurutnya cukup banyak walaupun tak tereksplor lantaran jarang tampil di muka umum. Hal itu salah satunya karena kalah dengan even musik dangdut koplo," imbuh pentolan grup band Still Rise yang sudah terbentuk sejak 2014 lalu itu.