Tak Bisa Beli Sapi Lagi, Panen Brambang Pariyem Untung Dikit
Peristiwa

Tak Bisa Beli Sapi Lagi, Panen Brambang Pariyem Untung Dikit

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Hasil panen bawang merah atau brambang warga Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari tak semanis dulu. Begitu ungkapan sejumlah petani yang kini tengah memanen brambang dengan hasil kurang memuaskan.

Menurut Pariyem (60), warga Blimbing RT 11, Desa Karangrejek, hasil panen brambang miliknya saat ini terbilang bagus diantara para petani lain. Hal itu dibuktikan hasil panen di lahan sekitar 2.000 meter persegi saat ini jika dijual diperkirakan laku hingga Rp 8 juta.

Itu saja sebagian tanaman masih kena klekoren karena terserang penyakit akibat cuaca tak menentu. Kalau tidak, pasti hasilnya bisa belasan juta,” kata Pariyem, Kamis (10/08/2017).

Pariyem menanam brambang menghabiskan benih 60 kilogram. Kala itu benih dibeli Rp 50 ribu/kg. Benih tersebut dibeli sendiri, bukan dari bantuan pemerintah.

Ya kalau ditotal semua, termasuk obat-obatan, air dan tenaga, biayanya habis sekitar Rp 4 juta. Jadi masih untung Rp 4 juta, lumayan,” akunya.

Panen brambang petani pada tahun ini, ujar Pariyem, rata-rata tidak sebagus tahun kemarin. Sebab pada tahun lalu ia bisa membeli sapi dari hasil panen brambang yang laku Rp 14 juta.

Sekarang harga jualnya antara Rp 18.000-Rp 20.000/kg, padahal benihnya dulu beli Rp 50.000/kg. Masa tanam 65-70 hari baru bisa panen,” tandasnya.