Diduga Tiduri Istri Tetangganya, Ketua Karang Taruna Digerebek Warga
Peristiwa

Diduga Tiduri Istri Tetangganya, Ketua Karang Taruna Digerebek Warga

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Puluhan warga Padukuhan Ngaliyan, Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari menggerebek rumah salah satu warga setempat yang diduga dipakai untuk ajang perselingkuhan. Wah, tertangkap basah berada di rumah Tr, seorang wanita tetangganya sendiri yang ditinggal suaminya, Bad bekerja di Jakarta.

Setelahnya, tokoh masyarakat langsung menyidang Wah, yang merupakan ketua karang taruna setempat dan Tr di rumah Dukuh Santoso Sujarwadi pada Rabu (09/08/2017) malam. Sidang penyelesaian dilakukan setelah menunggu kepulangan Bad dari Jakarta.

Informasi yang berhasil dihimpun persidangan tersebut diikuti kedua belah pihak yang disaksikan tokoh masyarakat serta ratusan warga setempat. Puluhan personel aparat Kepolisian dan TNI pun mengamankan jalannya sidang pada malam tersebut.

Ratusan warga yang diwakili salah satu tokoh karantaruna menuntut agar Wah berkata jujur atas dugaan perselingkuhan yang dilakukannya dengan Tr, namun demikian Wah tetap bersikukuh tidak melakukan tindakan asusila dan hanya berniat bertamu.

Neng omahe bojone uwong nganti wengi neng kamar, lanang wedok nganti wengi, mosok mertamu. (Ke rumah pasangan orang sampai malam di kamar, lelaki perempuan sapai malam, masak bertamu),” teriak salah seorang warga pada saat menyidangkan kedua belah pihak, Kamis (10/08/2017).

Walaupun seluruh warga dan karang taruna tidak terima atas tindakan Wah dan Tr sehingga menuntut keduanya untuk didenda namun permasalahan tersebut terselesaikan karena pihak keluarga dapat menerima atas tindakan Wah dan Tr. Yang bersangkutan melakukan tanda tangan di atas materai dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. 

Kami juga tidak percaya Wah melakukan seperti itu karena kesehariannya orangnya pendiam dan sopan,” imbuh Suparmi, istri Ketua RT setempat dan merupakan tetangganya sendiri.

Sementara itu warga lain yang merupakan tetangga korban Marsudi juga menyayangkan atas kejadian tersebut. Akibat ulah keduanya secara tidak langsung mencoreng nama baik Padukuhan Ngaliyan, Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari. Harapan warga untuk memberikan sanksi bagi keduanya dengan mendenda sejumlah uang untuk membangun Dusun harus kandas.

Wah dan Tr dulu katanya waktu masih sekolah pacaran, sebenarnya juga antara Wah, Tr dan Bad yang merupakan suami Tr masih saudara,” imbuh dia.