Roller 501 Target Sumbangkan 2 Medali Emas
Olahraga

Roller 501 Target Sumbangkan 2 Medali Emas

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Gelaran Porda XIV 2017 di Kabupaten Gunungkidul menyisakan sejumlah pekerjaan besar bagi jajaran pemerintah daerah dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gunungkidul. Absennya beberapa cabang olahraga disebut-sebut menjadi sebab kontingen Gunungkidul selalu berada di posisi juru kunci lantaran kurangnya sumbangan jumlah medali emas.

Namun demikian saat ini beberapa cabor anyar yang mulai aktif membawa angin segar bagi Gunungkidul yang akan kembali tampil pada porda yang ke XV di Kabupaten Sleman tahun 2019 mendatang.

Salah satu cabor yang kembali aktif pasca kepengurusannya bubar pada beberapa tahun silam yaitu sepatu roda. Pada Minggu (13/08/2017) di Taman Kuliner Wonosari, Roller 501, club sepatu roda Gunungkidul telah dilaunching langsung oleh KONI. Club itu sesumbar siap menyumbangkan 2 medali emas pada gelaran Porda tahun 2019.

Koordinator sekaligus penggagas berdirinya club Roller 501, David Novianto mengatakan, saat ini atlet sepatu roda yang tergabung dalam club besutannya itu baru ada sekitar 20 orang dengan usia jenjang TK sampai SMA. Walaupun baru dilaunching, club yang sudah terbentuk lama tersebut diharapkan dapat menumbuhkan dan mencetak bibit-bibit muda penggemar sepatu roda.

"Sekretariat kami berada di Siyono Wetan RT 64/RW 10, Desa Logandeng, Kecamatan Playen. Kami melakukan latihan rutin 3 kali dalam seminggu di GOR Siyono dan Lanud Gading. Selain itu kami juga sangat terbuka bagi para atlet muda yang mau bergabung untuk menyalurkan bakat mereka," ujar David.

Sementara itu Ketua KONI Gunungkidul, Jarot Budi Santosa menuturkan, hadirnya cabor sepatu roda pada tahun 2017 ini diharapkan dapat memberikan dukungan positif bagi KONI Gunungkidul.

Olahraga individual tersebut disebut Jarot bakal memberikan andil untuk menyumbangkan sejumlah medali emas sehingga membuat Gunungkidul tidak lagi berada di posisi juru kunci.

"Kami mentargetkan 2 medali emas pada Porda 2019 besok. Dengan target itu saya yakin cabor sepatu roda mampu bersaing dengan kontingen lain," imbuh dia.