Penerima PKH Akui Penyaluran Bantuan Lewat Bank Mandiri Ribet
Sosial

Penerima PKH Akui Penyaluran Bantuan Lewat Bank Mandiri Ribet

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap dua dan tiga secara non tunai kembali disalurkan kepada sejumlah puluhan ribu warga masyarakat Kabupaten Gunungkidul. Namun demikian pada penyaluran tahap dua dan tiga melalui Bank Mandiri tersebut masih dinilai terlalu lama dan prosesnya yang lebih ribet.

Suratinah (76), warga Padukuhan Trimulyo II, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari menilai penyaluran PKH yang saat ini diganti dengan cara non tunai lewat Bank Mandir ribet dan melalui proses yang panjang. Penerima yang kebanyakan lansia harus ditemani oleh seorang pendamping dan diwajibkan mengisi nomor dijit oleh panitia penyaluran bantuan. Berbeda dengan tahun lalu yang penyalurannya langsung tunai melalui kantor pos, dimana penerima tinggal datang dan mengambil nomor antrian kemudian mengambil dana bantuan.

Saya harus bersama cucu saya jika ingin mengambil saat penyaluran, karena kalau sendiri tidak bisa,” ujarnya ditemui ketika penyaluran PKH non tunai di Balai Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Selasa (15/08/2017).

Sementara itu Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul, Rumi Hayati mengatakan, jumlah Keluar Penerima Manfaat  (KPM) PKH di Kabupaten Gunungkidul sampai tahun 2017 sebanyak 60.734 KPM. Penyaluran di Balai Desa Kepek yang dihadiri Sekretaris Jenderal Kementrian Sosial Harry Z Soeratin tersebut menghadirkan 350 KPM yang berasal Kecamatan Wonosari dengan rincian 325 KPM dari Desa Kepek dan 25 KPM dari Desa Baleharjo. Selain di Kecamatan Wonosari pada Selasa (15/08/2017) juga dilaksanakan di beberapa titik diantaranya Kecamatan Ngawen, Patuk, Rongkop dan Tepus. 

Bantuan sosial yang diserahkan dari Kementerian Sosial RI kepada Kabupaten Gunungkidul tahun 2017 terdiri atas bantuan PKH Non Tunai sebesar Rp. 114.787.260, bagi 60.734 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Kabupaten Gunungkidul. Dimulai pada tanggal 11 sampai 16 Agustus 2017,” katanya.