Seribu Pembatik Lintas Generasi Bakal Pecahkan Rekor MURI
Budaya

Seribu Pembatik Lintas Generasi Bakal Pecahkan Rekor MURI

Gedangsari,(gunungkidul.sorot.co)--Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X dan masyarakat Gedangsari akan menjadi saksi pemecahan rekor MURI pembuatan batik lintas generasi. Rencananya, ajang yang akan digelar pada 30 Agustus 2017 mendatang ini akan melibatkan 1.000 pembatik lokal Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari yang berasal dari lintas generasi.

Camat Gedangsari, Imam Santoso menjelaskan, Desa Tegalrejo selama ini memang telah dikenal sebagai sentra pembuatan batik tulis. Produk Batik Tegalrejo sendiri sudah menyebar ke berbagai daerah. Hal inilah yang dijadikan pertimbangan pemerintah kecamatan setempat untuk menggelar pemecahan rekor pembuatan batik.

Ia beberkan lebih lanjut, keunikan dari pemecahan rekor ini adalah keterlibatan pembatik dari seluruh kalangan, dari usia tua hingga muda yang serentak membuat batik. Hal semacam ini disebut camat sekaligus membuktikan mengenai prospek cerah batik Tegalrejo untuk tetap eksis.

Dengan sudah adanya kemampuan membatik hingga lintas generasi, saya meyakini Batik Tegalrejo tidak akan punah. Saat ini pelajarpun juga sudah bisa membatik,” ucap Imam, Kamis (24/08/2017) siang.

Pemecahan rekor membatik ini sendiri akan digelar bersamaan dengan penetapan Desa Tegalrejo sebagai Desa Budaya oleh Sri Sultan. Selain di Tegalrejo, saat berkunjung ke Gedangsari, Gubernur sekaligus Raja Kraton Yogyakarta ini juga sekalian akan meresmikan Green Village Gedangsari yang dilengkapi dengan salah satu wahana flying fox terpanjang se-Asia Tenggara. 

Kita cukup senang dengan kehadiran Sultan karena sekaligus merupakan promosi bagi pariwisata Gedangsari,” tandas Imam.

Peresmian Green Village dan penetapan Desa Tegalrejo sebagai Desa Budaya menjadi modal penting dalam pengembangan pariwisata Gedangsari kedepan. Imam menyatakan bahwa sebenarnya Gedangsari bisa menjadi salah satu kekuatan pariwisata Gunungkidul melalui potensi alamnya. Panorama perbukitan akan menjadi pelengkap bagi wisata pantai yang selama ini telah berkibar di Gunungkidul.

Apalagi letak Gedangsari yang berbatasan langsung dengan wilayah Klaten, Jawa Tengah yang notabene tidak banyak memiliki obyek wisata. Peluang inilah yang nantinya akan berusaha dimanfaatkan oleh pihaknya untuk menggenjot pengembangan pariwisata.

Semoga kedepan pariwisata di sini bisa segera bangkit dan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai,” tutup Imam.