Jemparingan Mataram Bidik Bendo Sambut Perayaan Rasulan
Budaya

Jemparingan Mataram Bidik Bendo Sambut Perayaan Rasulan

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Aksi Paguyuban Banyu Tanoyo dalam acara bersih tiga padukuhan di Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari, Minggu (27/08/) tampak menghibur masyarakat. Menggunakan busur panahan, paguyuban ini menampilkan olahraga panahan tradisional atau akrab disebut jemparingan.

Gladi bersama jemparingan mataram ini diikuti oleh 20 orang. Mereka membidik bendo dari jarak 30 meter dengan lama aksi 20 rambahan.

Ali Rosyidin, kordinator acara menuturkan, pemain dengan poin terbanyak dinobatkan sebagai juara dalam gladi kali ini.

“Kami diundang untuk ikut memeriahkan acara rasulan. Kebetulan anggota kami rumahnya di Karanggumuk II. Jadi kami berpartisipasi. Gladi ini juga sebagai sarana tolak ukur kami yang tiap minggu latihan. Sejauh mana kemampuan anggota kami memainkan olahraga tradisional Jawa ini,” ungkap Ali kepada sorot.co.

Lebih lanjut Ali mengungkapkan bahwa jemparingan dilaksanakan sebagai upaya melestarikan budaya Jawa .

Juara pertama jemparingan yakni Ketut dengan 14 poin, disusul Ngateman 7 poin, serta Toha 7 poin,” ungkap Ali.