Gara-gara Es Krim, Janda Cantik Pengedar Upal Ditangkap Polisi
Hukum & Kriminal

Gara-gara Es Krim, Janda Cantik Pengedar Upal Ditangkap Polisi

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Mungkin saat ini hanya ada penyesalan di benak FA (19) seorang janda cantik warga Jakarta. Niat untuk berlibur ke rumah neneknya di Kecamatan Ngawen bersama pacarnya justru ditangkap polisi. FA menjadi tersangka kasus peredaran uang palsu bersama pacar dan beberapa temannya pada medio bulan April 2017 lalu.

Kini FA harus menjalani hari-harinya di balik jeruji besi sembari menunggu vonis hakim Pengadilan Negeri Wonosari.

Kamis (07/09/2017) merupakan agenda sidang pemeriksaan saksi yang dijalani FA untuk kesekian kalinya setelah sebelumnya menjalani sidang dakwaan. Sedankan pacarnya yakni A sudah menerima vonis dari hakim PN Wonosari beberapa waktu lalu.

Ditemui saat menunggu persidangan FA menceritakan penyesalannya. Niat untuk mengedarkan uang palsu memang sudah direncanakan bersama pacarnya. Uang tersebut didapat oleh seseorang yang berada di jakarta. Uang palsu tersebut dibeli dengan harga setiap Rp 1 juta uang asli mendapatkan Rp 5 juta uang palsu.

"Sasaran biasanya ke warung-warung kecil," ujar FA.

Sambil menangis karena menyesal FA menjelaskan bahwa awal mula tertangkap saat dirinya hendak membeli permen dan es krim di wilayah Kecamatan Nglipar. Waktu itu korban yang merupakan seorang warga keturunan Cina mengetahui jika uang yang dibawa kedua pelaku adalah uang palsu. 

FA sempat melarikan diri dan dikejar kemudian berhasil dihentikan di jalan. Korban pun terlibat cekcok dan akhirnya datanglah anggota polisi yang sedang bertugas. Polisi yang sedang berpatroli itu pun segera membawa para pelaku ke Polres Gunungkidul.

Atas perbuatannya FA bakal menerima ganjaran pasal 36 ayat 3 jo pasal 26 ayat 3, atau subsider pasal 26 ayat 2 jo pasal 26 ayat 2 UU No. 27 Tahun 2011 Tentang Mata Uang dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.