Kecelakaan, Pekerja Sektor Konstruksi Bakal Dapat Santunan Unlimited
Sosial

Kecelakaan, Pekerja Sektor Konstruksi Bakal Dapat Santunan Unlimited

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Pengobatan pekerja sektor konstruksi yang mengalami kecelakaan kerja bakal ditanggung penuh oleh pemerintah. Hal itu berlaku bagi mereka yang sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta, Ainul Kholid dalam acara Evaluasi Penyelenggaraan Jaminan Sosial Sektor Jasa Konstruksi di Ruang Rapat IV Setda Gunungkidul, Rabu (13/09/2017). Hadir pula dalam acara itu sejumlah rekanan yang tergabung dalam Gapensi.

Pekerja yang mengikuti program perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), jika mereka mengalami kecelakaan kerja, maka segala biaya bakal ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan secara unlimited sampai sembuh sesuai kebutuhan medis.

"Jika pekerja itu meninggal maka akan menerima santunan sebesar 1 kali gaji sebulan sebanyak 48 kali. Jika gajinya sebulan Rp 2 juta, maka santunannya Rp 96 juta. Itu jika mereka ikut jadi peserta program Jaminan Kematian (JKM)," beber Ainul.

Menurutnya, selama ini tingkat kepatuhan perusahaan jasa konstruksi untuk mendaftarkan pekerjanya sudah lumayan baik. Berdasarkan data yang ada, sampai saat ini sudah ada lebih dari 100 perusahaan jasa konstruksi yang turut menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Jumlah itu hanya sebagian kecil dari sekitar 1.943 perusahaan yang tersebar di DIY, termasuk di Gunungkidul. 

Pembayaran iuran program bukan dibebankan kepada pekerja, tetapi perusahaan jasa konstruksinya. Besaran iuran untuk program JKK dan JKM hanya antara 0,11 hingga 0,24 % dari nilai kontrak kerja kontruksi, imbuh Ainul.