Klinik Akhirnya Buka-Bukaan Soal Kerjasama dengan BPJS
Peristiwa

Klinik Akhirnya Buka-Bukaan Soal Kerjasama dengan BPJS

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)--Menyusul adanya tudingan miring dari Andrianto (38), salah satu pasien BPJS Kesehatan, Klinik Bakti Husada Jeruksari, Kecamatan Wonosari akhirnya membeberkan kejadian kemarin.

Pemilik Klinik Bakti Husada, dr.Budi Prasetyo menuturkan bahwa pihaknya sudah tidak bekerjasama dengan BPJS selama hampir 2 tahun belakangan ini. Kontrak kerjasama itu sudah ia putus sejak awal 2016 dengan alasan yang dirahasiakan.

Mengenai masih tercantumnya nama Klinik Bakti Husada di website online BPJS Kesehatan, ia justru tidak mengetahuinya. Menurut dia, hal itu merupakan wewenang dari BPJS.

"Yang jelas Klinik Bakti Husada hampir 2 tahun ini sudah tidak melayani pemeriksaan menggunakan kartu BPJS karena hubungan kerja yang tidak diperpanjang lagi," tegas dr. Budi Prasetyo, Rabu (11/10/2017).

Ia berpendapat, sejak putusnya hubungan kerja dengan Klinik Bakti Husada seharusnya pihak BPJS segera memberikan pengertian kepada para peserta yang Faskesnya tercantum di Klinik Bakti Husada. Selainnya itu pihak BPJS Kesehatan juga semestinya segera menawarkan perubahan Faskes agar kejadian seperti ini tidak terjadi dan membuat bingung masyarakat. 

Terlebih seperti kejadian yang dialami oleh Andrianto yang sudah menunggak sekian bulan lamanya, pihak BPJS seharusnya memberikan pemberitahuan kepada peserta bahwa Klinik Bakti Husada sudah tidak dapat mengakses BPJS dan memberikan penawaran perubahan.

"Sudah nunggak sekian lama dan sudah melunasi, harusnya langsung dikasih pengertian dan pembaruan kartu mengenai Faskes yang sudah tidak berlaku lagi. Tapi hal itu tidak dilakukan oleh BPJS," imbuhnya.