Diprediksi Ribet, Banyak Warga Belum Terima Kartu Tani
Ekonomi

Diprediksi Ribet, Banyak Warga Belum Terima Kartu Tani

Playen, (gunungkidul.sorot.co)--Program pemerintah yang digadang-gadang dapat lebih memudahkan petani dalam pembelian pupuk bersubsidi tampaknya masih belum dapat dirasakan oleh para petani di Kabupaten Gunungkidul.

Pantauan di Desa Bleberan, Kecamatan Playen misalnya, hingga saat ini program Kartu Tani belum diterima oleh para petani.

Ketua Gapoktan Desa Bleberan, Sumari mengatakan, program pemerintah berupa Kartu Tani yang diharapkan dapat mempermudah dinilai justru bakal mempersulit petani dalam mendapatkan kebutuhan pertanian.

Hal itu karena proses pengambilan yang diprediksi ribet. Sebab petani bila akan membeli pupuk harus pergi ke bank dulu untuk mencairkan uang dan selanjutnya membeli pupuk di tempat pengecer.

Itu lah yang nanti akan dirasa sangat tidak efisien. Apalagi petani rata-rata hanya lulusan SD dan SMP, pasti banyak bingungnya,” ujar Sumari, Rabu (11/10/2017).

"Entah kedepan akan berjalan bagaimana program ini. Kalau sepertinya membutuhkan proses penyesuaian berbulan-bulan," sambung dia.

Sumari memaparkan, dari ribuan petani di Desa Bleberan yang bakal mendapat Kartu Tani ini baru beberapa saja yang menerimanya. Meski begitu kartu itu sampai saat ini juga belum bisa digunakan untuk mengakses kebutuhan pertanian.

"Masih belum bisa digunakan, mungkin hingga akhir tahun ini juga masih belum bisa digunakan. Padahal sekarang ini sudah memasuki masa tanam," katanya.