Soal Serapan Anggaran Daerah, Sekda Ngaku Tak Tahu Pasti
Pemerintahan

Soal Serapan Anggaran Daerah, Sekda Ngaku Tak Tahu Pasti

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul, Drajat Ruswandono enggan berkomentar terkait berapa jumlah serapan anggaran yang sudah dicapai oleh Pemkab Gunungkidul hingga bulan November selama tahun anggaran 2017 ini.

"Kalau soal itu saya tidak tahu pastinya, untuk lebih jelas bisa langsung ditanyakan ke BKAD (Badan Keuangan dan Aset Daerah)," ujar Drajat, Rabu (08/11/2017).

Kendati demikian, Drajat mengatakan bahwa sampai pada tri wulan ketiga tahun 2017 ini serapan APBD memang belum optimal. Tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai paling banyak menyerap dana APBD yakni DPU, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan. 

Rendahnya serapan anggaran beberapa Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Gunungkidul diklaim karena faktor pengerjaan proyek di lapangan yang belum selesai. Selain itu, kegiatan pengadaan barang dan jasa yang belum maksimal juga dapat mempengaruhi serapan anggaran dari OPD.

Secara terpisah, Supartono, Kepala BKAD Gunungkidul menyampaikan, serapan anggaran rendah ini disebabkan karena program di setiap OPD yang belum selesai.

"Setiap proyek pasti ada tenggang waktunya, dan sampai saat ini memang belum selesai pengerjaannya. Sehingga kami juga belum bisa membuat laporan secara menyeluruh," jelas Supartono.

Namun demikian, jika dibandingkan dengan tahun 2016, serapan APBD tahun ini mengalami kenaikan.

"Secara prosentase dan nominal kita belum bisa sampaikan, karena waktunya saat ini masih berjalan, namun kita akan selalu update dan mengevaluasi sehingga perkembangan dapat selalu kita monitor," tandasnya.

Kendati begitu diperoleh informasi bahwa beberapa waktu lalu Pemkab sudah melakukan update terkait serapan APBD Gunungkidul sampai bulan November 2017 ini masih dibawah 75 %.