Memvideo Operasi Polisi Sambil Mengeluarkan Kata-kata Kotor, Dua Pelajar Digelandang
Hukum & Kriminal

Memvideo Operasi Polisi Sambil Mengeluarkan Kata-kata Kotor, Dua Pelajar Digelandang

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)--Dua pelajar SMK swasta di Kecamatan Playen diamankan oleh anggota Provos Polres Gunungkidul lantaran kedapatan memvideo giat Operasi Zebra Progo yang dilakukan oleh anggota Polres Gunungkidul, Senin (13/11/2017).

Informasi yang berhasil dihimpun, kedua pelajar itu adalah GR (16) warga Desa Kelor, Kecamatan Karangmojo dan DPA (17) warga Desa Petir, Kecamatan Rongkop. Mereka memvideo kegiatan Operasi Zebra Progo yang dilakukan di Bundaran Siyono, Logandeng, Kecamatan Playen.

Dalam video yang berdurasi 03.52 menit tersebut kedua pelajar yang masih duduk di kelas XI itu sengaja mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas dengan mengejek polisi yang tengah melakukan giat operasi. Kedua remaja tersebut mengeluarkan kata-kata tak pantas sembari mengacungkan jari tengah.

Kedua pelajar tersebut masih menggunakan seragam abu-abu putih. GR bertugas untuk memvideo, sedangkan DPA mengendarai sepeda motor di bagian depan.

"SIM saya kan baru, jadi ingin merasakan kalau dioperasi oleh polisi," kata DPA saat diperiksa di Mapolres Gunungkidul, Senin sore.

Sementara itu GR mengaku membenci polisi dengan alasan saat ia dangdutan beberapa waktu lalu ada polisi yang tidak sengaja menginjak kakinya saat bergoyang. 

Anggota Provos Polres Gunungkidul, Bripka Suyatno mengatakan, kedua pelajar berseragam tersebut diamankan petugas lantaran keduanya 3 kali memutar di lokasi operasi berlangsung. Karena petugas merasa curiga, selanjutnya mereka diamankan.

"Kejadian itu sekitar pukul 14.30 WIB. Tiga kali muter bunderan Siyono dan video tetap on, kata-kata tidak pantas pun terus diucapkan oleh keduanya," kata Bripka Suyatno.

Hingga berita ini diturunkan kedua remaja itu masih dimintai keterangan oleh polisi. Selanjutnya akan dilakukan pembinaan terhadap keduanya. Pihak orang tua masing-masing anak pun diminta untuk datang ke kantor polisi.