Gunungkidul Terima Penghargaan Kabupaten Sehat dari Menteri Kesehatan
Pemerintahan

Gunungkidul Terima Penghargaan Kabupaten Sehat dari Menteri Kesehatan

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)--Kabupaten Gunungkidul menerima penghargaan Swasti Saba Wistara atau Kabupaten Sehat dari Menteri Kesehatan RI, Prof.Dr.dr. Nila Djuwita F. Moeloek Sp.M pada tanggal 28 November 2017. Swasti Saba Wistara merupakan penghargaan tertinggi dalam tahapan Kabupaten Sehat.

Penghargaan serupa ternyata diterima oleh Kabupaten Gunungkidul selama 3 kali berturut-turut yakni di tahun 2013, 2015 dan 2017. Saat ini Gunungkidul mampu meraih peringkat ke-5 dari 104 kabupaten/kota se-Indonesia penerima penghargaan.

Sebelumnya pada tahun 2009, Gunungkidul mendapat penghargaan Swasti Saba Padapa tingkat terendah dan tahun 2011 mendapat Swasti Saba Wiwerda tingkat menengah. Penghargaan semacam ini digelar oleh Menkes setiap 2 tahun sekali.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawati melalui Kasi Kesehatan Lingkungan Indyah Sarwiningsih mengatakan penghargaan tersebut diberikan kepada Bupati Gunungkidul, Badingah oleh Menkes langsung di ruang Sasana Bhakti Praja Kementrian Dalam Negeri RI.

Untuk meraih penghargaan ini tentunya melalui sejumlah tahapan yang tidaklah mudah. Mulai dari tahapan verifikasi yang dilakukan langsung dari pusat dan terjun ke lapangan, serta beberapa tahapan lainnya.

"Tim dari pusat datang ke sini untuk melakukan pengecekan di tempat yang menjadi sampel," kata Indyah Sarwiningsih, Sabtu (02/12/2017).

Tempat yang menjadi sasaran penilaian tim pusat diantaranya Kecamatan Wonosari, Playen, Semin, Nglipar dan Ngawen. Dari tempat-tempat tersebut yang menjadi penilaian utama ialah bidang pemberdayaan masyarakat. 

Jika pemberdayaan masyarakatnya maju dan baik tentunya nilai juga akan semakin tinggi. Untuk lebih memantapkan kembali, Gunungkidul membentuk Tim Kabupaten yang harus memenuhi 9 tatanan seperti bidang sosial, ketahanan pangan, perhubungan, perindustrian, wisata, kehutanan, sarana prasarana, pertambangan dan tentunya bidang kesehatan.

"Semua itu harus terpenuhi. Dan harus menjadi kesadaran bersama jika kesehatan tidaklah hanya menjadi tanggung jawab dinas kesehatan saja. Semua sektor harus ikut agar terwujud masyarakat yang sehat," imbuhnya.

Diharapkan semua sektor terjun ke masyarakat untuk mengajak pola hidup sehat, serta meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang lama.

Adapun urutan pemenang penghargaan Swasti Saba Wistara tahun 2017 yakni peringkat I Kota Payakumbuh, II Kota Makassar, II Kota Bitung, IV Kota Jakarta Pusat, V Kabupaten Gunungkidul dan VI Kota Malang.

Penghargaan ini bukan hanya untuk pemerintah saja, melainkan juga untuk masyarakat. Berkat bantuan dari berbagai pihak prestasi itu bisa ditorehkan. Semoga pada tahun berikutnya Gunungkidul bisa meraih peringkat pertama.