Cetak Plat Nomor Kendaraan Ternyata Tak Sampai 5 Menit
Pemerintahan

Cetak Plat Nomor Kendaraan Ternyata Tak Sampai 5 Menit

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Sebagian besar masyarakat masih menganggap jika pencetakan Tanda Nomor Kendaran Bermotor (TNKB) atau plat nomor membutuhkan waktu lama, bahkan berbulan-bulan. Pada kenyataannya anggapan itu tidak benar. Pembuatan plat justru bisa ditunggu langsung di Samsat Gunungkidul. Proses pembuatan hanya membutuhkan waktu kurang dari 5 menit.

Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Mega Tetuko melalui Kanit Regident Iptu Jarwanto mengatakan, pencetakan plat nomor dalam sehari bisa mencapai ratusan keping. Jumlah tersebut tergantung dari jumlah kebutuhan pajak 5 tahunan, kendaraan baru dan mutasi.

Kita memakai mesin pencetak sehingga proses cepat. Tidak sampai 5 menit sudah jadi,” kata Jarwanto, Senin (04/12/2017).

Dijelaskan, untuk saat ini stok material plat nomor mencukupi kebutuhan bagi kendaraan roda dua maupun mobil. Pencetakan didominasi oleh kendaraan roda 2 baru yang pengurusannya dilakukan oleh pihak dealer. 

Ia mengungkapkan, jika terjadi penumpukan plat di Samsat bukanlah karena proses pencetakan yang lama, akan tetapi belum diambil oleh pemohon. Jikapun ada warga pemilik kendaraan baru yang merasa menunggu lama, bisa jadi bukan dari proses pencetakan, namun sudah berada di dealer tempat pembelian.

Kalau berbulan-bulan nggak jadi bisa datangi lagi tempat membeli motornya. Karena proses cetaknya begitu cepat di Samsat,” tegasnya.

Mantan Kanit Dikyasa Polres Gunungkidul tersebut menghimbau agar penjual motor atau dealer segera menghubungi konsumen ketika plat nomor sudah tercetak. Dengan begitu pembeli tidak menunggu lama dan menganggap jika proses cetaknya lambat.

Ditanya terkait pengusaha jasa pencetakan plat nomor tanpa ketok Polri, ia mengatakan jika akan melakukan pemantauan ke beberapa tempat usaha tersebut. Jajarannya akan mendatangi dan memberikan himbauan langsung kepada pelaku usaha jasa itu untuk lebih teliti jika ada pemohon plat untuk kendaraan bodong.

Kita belum merumuskan soal itu. Tetapi akan kita agendakan mendatangi tempat tempat pembuatan plat,” ujarnya.

Menurut dia, pembuatan plat nomor harus sesuai spesifikasi Polri. Mulai dari ukuran plat kendaraan roda dua atau mobil. Selain itu, pemakaian bahan, cat warna dan ukuran angka pun harus sesuai ketentuan yang dikeluarkan oleh Polri.

Jadi jika tidak sesuai ketentuan, maka itu dinyatakan melanggar,” tutupnya.