Dana Tanggap Bencana Sebesar Rp 9 Miliar Siap Dicairkan
Pemerintahan

Dana Tanggap Bencana Sebesar Rp 9 Miliar Siap Dicairkan

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)--Bencana yang melanda Gunungkidul beberapa waktu lalu mengakibatkan infrastruktur dan fasilitas umum lainnya mengalami kerusakan parah. Dana tanggap darurat bencana pun telah disiapkan oleh pemerintah daerah untuk mencukupi kebutuhan yang diperlukan.

Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Putro Sapto mengatakan, dana tanggap darurat yang disiapkan oleh pemerintah mencapai Rp 9 miliar. Dana tersebut saat sudah bisa dicairkan. Namun dari pihak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berhubungan dengan bencana seperti Dinas Sosial, BPBD dan DPU belum secara pasti mengumpulkan RAB yang diperlukan.

"Kalau RAB belum dikumpulkan ke kami, dana belum bisa dicairkan. Dari masing-masing OPD masih melakukan pendataan ulang terkait kebutuhan dan dana yang diperlukan," kata Putro Sapto, Senin (04/12/2017).

Sementara itu, data dari BPBD Gunungkidul dampak bencana yang terjadi mengakibatkan kerusakan sedikitnya 80 jalan di hampir seluruh kecamatan, 26 jembatan ambrol lantaran gerusan arus banjir. Masih ada lagi sebanyak 20 drainase dan 3 saluran irigasi jebol. 

Selain itu, 4 jaringan air mengalami kerusakan dan tidak berfungsi secara maksimal, 33 jaringan listrik ambruk.

Sedangkan untuk kerusakan rumah penduduk hampir mendekati 100 unit dan beberapa kerusakan lain yang masih dalam tahap pendataan petugas.

Selain kerusakan dan kerugian infrastruktur, kerugian pada bidang pertanian dan perikanan juga belum bisa dipastikan. Dari dinas terkait masih melakukan pendataan di lapangan.

"Kemungkinan luas lahan pertanian dan tanaman yang terdampak bencana cukup luas, mengingat banjir dan bencana kemarin memang luar biasa," kata Ridwan, salah satu anggota Pusdalops BPBD Gunungkidul.

"Jumlah rupiah kerugian secara keseluruhan akibat bencana belum bisa dipastikan. Pejabat terkait juga masih melakukan koordinasi, dari kecamatan maupun desa juga masih melakukan pemeriksaan ulang," terangnya.