Belasan Terpidana Korupsi Belum Dieksekusi, Mantan Sekwan Sebentar Lagi
Hukum & Kriminal

Belasan Terpidana Korupsi Belum Dieksekusi, Mantan Sekwan Sebentar Lagi

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)--Belasan terpidana korupsi mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul periode 1999 - 2004 masih belum dieksekusi. Sembilan belas terpidana korupsi tersebut masih menunggu putusan dari Mahkamah Agung.

Meski demikian, setelah beberapa pekan lalu satu mantan anggota DPRD atas nama Irhas Imam Mochtar telah dieksekusi Kejaksaan Negeri, nampaknya sebentar lagi Aris Purnomo selaku sekretaris dewan pada periode tersebut juga akan segera dieksekusi.

Seperti yang diungkapkan Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Sihid Inugraha, surat pemberitahuan putusan terhadap mantan Sekwan yang terlibat kasus pidana korupsi APBD tahun 2003-2004 itu sudah keluar. Hanya saja Kejaksaan Negeri belum menerima salinan putusannya.

"Surat pemberitahuan putusan dari MA memang sudah keluar, tapi kami belum bisa melakukan eksekusi karena masih menunggu salinan putusan yang dimaksud," kata Sihid Inugraha, Senin (11/12/2017).

Proses cepat atau lambatnya eksekusi yang dilakukan tergantung dari salinan putusan yang dikirim oleh Mahkamah Agung ke Kejaksaan Negeri Gunungkidul. 

Dari 33 mantan anggota DPRD Gunungkidul yang terlibat kasus pidana korupsi, 3 orang diantaranya sudah meninggal dunia dan dinyatakan gugur. Kemudian 11 mantan anggota sudah dieksekusi beberapa bulan lalu.

Adapun mantan anggota dewan yang belum dieksekusi diantaranya Aris Purnomo, Bambang Eko Prabowo, Supriyo Hermanto, Supriyono, Naomi Prirusmiyati, Samintoyo Suprapto, Yogi Pradoni, Pardiro, Fx. Ngatijan, Purwodarminto, Nurhadi Eko Rahmanto, Chalimi, Prodjohardjono, Endro Subektio, Amin Muhaimin, Untung Nurjaya, Hermanto, Supardi, dan Marsudi.