Terdampak Banjir, Warga Difabel Sidoharjo Direlokasi
Advertorial

Terdampak Banjir, Warga Difabel Sidoharjo Direlokasi

Tepus,(gunungkidul.sorot.co)--Akibat bencana yang terjadi beberapa waktu lalu membuat ratusan rumah di Gunungkidul mengalami kerusakan baik tingkat ringan, sedang maupun berat. Seperti yang menimpa 3 warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus. Bangunan rumah mengalami kerusakan yang cukup parah.

Bahkan karena dianggap membahayakan, 1 warga harus direlokasi dari tempat tinggalnya. Pihak keluarga dibantu pemerintah desa mempertimbangkan kelangsungan hidupnya lantaran merupakan penyandang disabilitas yang hidup sebatangkara.

Ialah mbah Suber, warga Padukuhan Bengle, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus yang harus direlokasi ke tempat yang lebih tinggi dan dinilai aman. Disamping itu, pengawasan dari keluarga dekat pun ditimbang akan lebih mudah.

"Alhamdulillah kemarin 3 warga mendapat bantuan dari instansi swasta untuk perbaikan rumah rusak. Untuk mbah Suber dibangunkan rumah di lahan milik saudaranya," kata tokoh masyarakat Desa Sidoharjo, Eka Sulistiyana, Kamis (14/12/2017).

Selain mbah Suber, dua warga yang mendapat bantuan dari instansi swasta ialah Tupan dan Wito. Saat banjir terjadi kondisi rumah kedua warga tersebut pun cukup memprihatinkan. 

"Besaran bantuan tergantung kerusakan setelah dilakukan survei, ada yang Rp 15 juta dan Rp 10,3 juta. Proses penggarapan rumah dilakukan dengan gotong royong masyarakat dan batas waktu pembangunan selama 15 hari," imbuh dia.

"Banyak yang perduli dengan masyarakat sini. Pembangunan sudah mulai dilakukan. Info terakhir 30% bangunan rumah mbah Suber sudah berdiri," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sidoharjo, Evi Nurcahyani mengatakan pasca banjir lalu pasokan air bersih di Desa Sidoharjo sempat tersendat. Untuk mencukupi kebutuhan air bersih, warga sempat bergantung dengan bantuan yang tersalur.

"Ada bantuan 25 tangki air bersih yang kami terima dan langsung kami salurkan. Saat ini pasokan air bersih sudah mulai lancar, nampaknya juga dari Bribin sudah mulai beroperasi kembali," ucap Evi Nurcahyani.

Untuk bantuan logistic, Evi mengaku di Desa Sidoharjo sudah sangat mencukupi. Stok logistik baik bantuan BPBD maupun dari swasta dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama beberapa minggu ke depan.

"Luas lahan tanaman pangan yang terdampak banjir dan dapat dipastikan gagal mencapai 3,5 Hektare. Kami sudah koordinasi dengan Kecamatan dan Dinas Pertanian dan Pangan untuk segera mendapat bantuan," tutupnya