Latihan Sebentar, Bocah Asal Logandeng Sabet Dua Juara Kompetisi Skateboard
Komunitas

Latihan Sebentar, Bocah Asal Logandeng Sabet Dua Juara Kompetisi Skateboard

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Minggu (07/01/2018) sekira pukul 17.00 suasana Taman Kota Wonosari tampak ramai pengunjung seperti biasa. Sejumlah sarana dimanfaatkan pengunjung termasuk skatepark di sisi selatan taman.

Ada sekitar 7 anak muda asyik bermain skateboard dan sepeda BMX. Namun, dari sekian penimat wahana itu, perhatian tertuju pada sosok bocah kecil yang terlihat mahir memainkan papan skate meskipun beberapa kali harus terjatuh karena gagal trik. Adalah Havidz Wahyu Kurniawan, bocah yang menggandrungi hobi bermain skateboard.

"Dia suka olahraga yang ekstrem dan ini yang paling aman. Dulu suka main sepeda sejak usia 5 tahun, tapi jatuh dan 2 kali tangannya patah. Lalu saya stop dan dia mau ganti ke permainan skateboard,” kata Wahyudi, ayah Havidz saat berbincang dengan sorot.co. 

Hobinya bermain skateboard membuat bocah berusia 9 tahun ini berani untuk mengikuti kompetisi. Bahkan sejak memulai bermain 1,5 tahun terakhir, warga Desa Logandeng, Playen, ini sudah menjuarai 2 perlombaan skate. 

"Waktu XT Square Skateboard Competition #2 saya dapet juara 2, yang satunya Simpati k'ekfest XI sk8tember Jam juga juara 2,” kata Havidz.

Dalam perlombaan tersebut lawan Havidz bukanlah anak seusianya, melainkan remaja yang secara usia lebih dewasa.

"Waktu lomba tu lawannya anak-anak yang udah gede, kebanyakan mahasiswa,” jelasnya.

"Sebenarnya di Wonosari ya ada pemain sepantaran. Namun belum sampai mengikuti kompetisi. Perlombaan di Yogyakarta dia yang paling muda," sambung Wahyudi.

Sejauh ini, Havidz tak mempunyai pelatih khusus atau pembimbing dalam bermain. Dia justru mempelajari trik lewat YouTube dan melihat orang lain ketika bermain.

Sebagai orangtua, ayah dan ibu Havidz mendukung hobinya bermain skateboard. Tak hanya mencetak juara dalam perlombaan skateboard, Havidz juga tergolong siswa pandai di sekolah tempatnya menuntut ilmu.

"Di sekolah dari kelas 1-3 juara 3 terus, belum pernah juara 1" ujar Havidz. (Turi)