Penjudi Kepedean, Polisi Dianggap Tidak Tahu, Akhirnya Digerebek
Hukum & Kriminal

Penjudi Kepedean, Polisi Dianggap Tidak Tahu, Akhirnya Digerebek

Nglipar, (gunungkidul.sorot.co)--Jajaran Kepolisian Sektor Nglipar beberapa hari lalu melakukan penggrebekan di gardu pos pangkalan kayu Padukuhan Kedungkeris, Desa Kedungkeris, Kecamatan Nglipar. Penggrebekan itu dilakukan karena laporan dari warga dan sejumlah anggota telah beberapa kali mengamati aktifitas para pelaku.

Kapolsek Nglipar, AKP Kasiwon menjelaskan, sebelum penggrebekan dilakukan oleh anggotanya, para pelaku perjudian kartu remi itu seperti menantang pihak kepolisian yang seakan tidak mengetahui kegiatan itu. Padahal pihaknya sudah beberapa hari melakukan pengamatan.

"Aktifitas itu sebenarnya belum lama, paling baru 2 minggunan. Kami dapat laporan dan langsung kami amati dulu," kata AKP Kasiwon, Selasa (08/01/2018).

Menurutnya, perjudian jenis remi tersebut dilakukan secara terang-terangan oleh 4 pelaku yakni berada tepat di pinggir jalan raya. Di sebuah pos pangkalan kayu di Padukuhan Nglipar, mereka nekat melakukan aksi tersebut di pinggir jalan untuk mengelabuhi polisi. 

"Seolah-olah mereka hanya bermain kartu biasa, padahal judi. Dirasa petugas tidak akan menangkap mereka," ucapnya Kasiwon.

Meski keempat pelaku perjudian tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek Nglipar, namun pemeriksaan terhadap keempat pelaku tindak pidana perjudian masih terus dilakukan oleh anggota polisi.

"Untuk lebih mendalami kasus ini, motivasi mereka melakukan ini sebenarnya apa. Dari pemeriksaan sementara masih untuk mengisi waktu luang. Istilahnya iseng-iseng saja,” tambah dia.

Setelah sebelumnya anggota polisi hanya berhasil mengamankan uang sebesar Rp10 ribu dan karpet butut yabg digunakan para pelaku. Dari pengembangan yang dilakukan, polisi kembali mengamankan 1 unit sepeda motor Suzuki Satria FU nopol AB 6326 JD, dan uang sebesar 600 ribu.

"Kalau cara mainnya setiap dapet 5 poin langsung bayaran," tambahnya.

Adapun identitas para pelaku perjudian yakni Ng (41), sopir pangkalan kayu dan WW (19) warga Padukuhan Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, Si (34) warga Padukuhan Kedungkeris, Desa Kedungkeris, Kecamatan Nglipar dan WD (32) warga Kedungpoh Kulon, Desa Kedung Poh, Kecamatan Nglipar.

"Ada yang pekerja tebang kayu, sopir dan ada pula penjual pakan ternak di lingkup situ ikutan judi remi ini. Mereka dikenakan pasal 303 dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," pungkas dia