Dana Desa di Gunungkidul Turun Belasan Miliar
Pemerintahan

Dana Desa di Gunungkidul Turun Belasan Miliar

Wonosari, (gunungkidul.sorot.co)--Penerimaan Dana Desa Tahun 2018 di Kabupaten Gunungkidul mengalami penyusutan kurang lebih Rp 14 miliar dari tahun sebelumnya. Jika tahun 2017 lalu Kabupaten Gunungkidul mendapat Alokasi Dana Desa sebesar Rp 132 miliar, tahun 2018 ini hanya mendapat Rp 118 miliar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Gunungkidul, Sudjoko melalui Kabid Pemberdayaan Masyarakat Subiyantoro mengatakan, penyusutan besaran dana desa tahun 2018 ini karena adanya penambahan Alokasi Afermasi bagi desa tertinggal dan desa sangat tertinggal.

Di Kabupaten Gunungkidul sendiri masih ada sedikitnya 26 desa di hampir seluruh kecamatan masih tergolong desa tertinggal. Meski tergolong desa tertinggal, namun belum tentu nantinya akan mendapat sedikit tambahan dana. Pasalnya hal itu dinilai dari desa tertinggal yang jumlah penduduknya masih sangat tinggi.

"Jadi kemungkinan hanya beberapa desa saja yang mendapat tambahan dana desa. Dengan kategori desa tertinggal dan jumlah penduduk tinggi," kata Subiyantoro, Selasa (09/01/2018).

Adapun kecamatan yang memiliki desa tertinggal cukup tinggi yakni Kecamatan Rongkop, Ponjong, dan Purwosari. Masing-masing kecamatan memiliki 5 - 6 desa tertinggal. Sementara untuk kecamatan Panggang, Tepus, Girisubo, Ngawen dan Gedangsari hanya ada beberapa desa saja. 

"Kalau untuk besaran pengunaan dananya Alokasi dasar 77 %, Alokasi Formula 20 % dan Alokasi Afermasi 3 %. Secara keseluruhan penggunaan dana masih tetap sama untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat," tambah dia.

Tentunya dengan adanya tambahan alokasi ini, bagi desa-desa yang masuk dalam kategori maju dan berkembang akan ada sedikit pengurangan dana desa.

Awal tahun 2018 ini Pemerintah Daerah masih melakukan koordinasi untuk menyusun Perbup yang berkaitan dengan pembagian dana desa sebesar Rp 118 miliar untuk Gunungkidul.

Ditargetkan mendekati akhir bulan Januari ini Perbup tersebut sudah selesai, sehingga pada saat pencairan tidak ada yang molor seperti tahun sebelumnya.