Banyak Rumah Rusak, Trafo Meledak, Warga Gelap-gelapan
Peristiwa

Banyak Rumah Rusak, Trafo Meledak, Warga Gelap-gelapan

Playen, (gunungkidul.sorot.co)--Hujan lebat disertai petir dan angin kecang yang terjadi kurang dari 3 jam di Kecamatan Playen dan sekitarnya menyebabkan puluhan rumah mengalami kerusakan, Selasa (08/01/2018) sore. Meski ada beberapa rumah mengalami kerusakan berat, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Meski demikian secara keseluruhan kerugian diperkirakan mencapai lebih dari puluhan juta rupiah. Hal itu mengingat bangunan rumah yang mengalami kerusakan cukup fatal dengan jumlah pohon tumbang mencapai lebih dari 30 batang.

Ketua Tagana Kabupaten Gunungkidul, Sumardi menjelaskan, data sementara yang diperoleh di lapangan terdapat sedikitnya 20 rumah di Kecamatan Playen yang porak poranda diterjang angin kencang. Wuwung rumah dan genteng banyak yang beterbangan disapu angin.

"Ada pula rumah milik warga yang rata dengan tanah yakni milik Rubiyo dan 1 bangunan rumah tertimpa 6 pohon jati yakni rumah milik Gunadi," kata Sumardi.

Kerusakan rumah tak hanya karena terpaan angin, melain juga akibat tertimpa pepohonan ambruk. Data sementara ini jumlah rumah rusak paling banyak yakni di Padukuhan Ngunut Tengah, Desa Ngunut, Kecamatan Playen. 

Meski di beberapa desa lain seperti Desa Ngawu, Dengok dan Banaran juga ada beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain rumah rusak, ada pula tiang listrik yang patah, sejumlah trafo meledak, warung, serta pos ronda yang diosak-asik angin hingga tak berbentuk.

"Pohon besar jenis jati, asam, munggur pun juga banyak yang tumbang. Sepanjang jalan menuju Padukuhan Ngunut pun banyak sekali pohon jati yang tumbang," tambah dia.

Bahkan pohon cemara yang tumbuh tepat di depan Kantor Kepala Desa Ngunut pun tumbang hingga menimpa pagar Sekolah Dasar. Atas bencana bencana yang terjadi ini, rencananya pada Rabu (10/01) akan kembali dilakukan kerja bakti dari beberapa instansi dan masyarakat.

"Karena banyak kabel terputus dan trafo meledak. Malam ini warga harus bergelap-gelapan sementara," pungkas dia.