Pedagang Beras di Pasar Argosari Keluhkan Sepi Pembeli
Ekonomi

Pedagang Beras di Pasar Argosari Keluhkan Sepi Pembeli

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Awal tahun 2018 ini selain harga cabai yang mengalami kenaikan, harga beras di Kabupaten Gunungkidul juga terus merangkak. Kenaikan harga tersebut ternyata sudah terjadi sejak bulan lalu.

Salah satu pedagang beras di Pasa Argosari, Sutriyati (54) mengatakan, kenaikan harga beras di Pasar Argosari sudah terjadi sejak Desember 2017 lalu. Imbasnya, jumlah pembelian masyarakat pun mengalami penurunan.

Biasanya masyarakat banyak yang membeli 1 sak beras 5 kg, sekarang paling banyak hanya 3 kg. Itu pun mereka membeli beras dengan kualitas sedang yang harganya sekarang sampai Rp 10 ribu/kg.

"Kalau eceran ya kenaikannya bisa Rp 1.000,- sampai Rp 1.500,- per kilogramnya, penjualan jadi sedikit lesu. Kadang ada yang beli, kadang juga blas gak ada," kata Sutriyati, warga Padukuhan Teguhan, Desa Wunung, Wonosari.

Adapun harga beras eceran dengan kualitas sedang yang semula Rp 9.500,-/kg sekarang menjadi Rp 11 ribu/kg. Sedangkan dengan kualistas bagus mencapi harga Rp 12 ribu sampai Rp 13 ribu/kg. 

"Kalau untuk yang 1 sak 5 kg kualitas bagus sekarang harganya lebih dari Rp 65 ribu/sak, dan yang bobot 25 ada yang sampai harga Rp 300 ribu," imbuhnya.

Selain harga beras yang terus mengalami kenaikan. Para pedagang beras juga mengeluhkan pasokan dari Delanggu, Kabupaten Klaten sedikit tersendat. Selain sering telat, jumlah pasokan juga berkurang dibandingkan dengan jumlah biasanya.