Pasien Meninggal Diduga Karena Dokter Lalai, Ombudsman Datangi RSUD Wonosari
Peristiwa

Pasien Meninggal Diduga Karena Dokter Lalai, Ombudsman Datangi RSUD Wonosari

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Beberapa pekan ini santer terdengar adanya salah satu pasien di RSUD Wonosari yang meninggal akibat penyakit Tuberkulosis Pulmo Duplex. Akan tetapi kematian tersebut menimbulkan gejolak dari keluarga korban karena merasa diacuhkan dan seakan tidak diperhatikan.

Pasalnya, pada saat libur hari raya natal tahun 2017 lalu, tidak ada satupun dokter yang melakukan visit di bangsal Mawar yang menjadi tempat perawatan Zetynia, warga Gadungsari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari. Diduga karena kelalaian dari dokter itulah kondisi pasien terus memburuk hingga akhirnya ia dipindahkan ke Rumah Sakit Panti Rapih.

Atas kejadian ini, Ombudsman RI Perwakilan Yogyakarta yang mendengar perkara ini lantas melakukan klarifikasi kepada pihak RSUD Wonosari, Rabu (06/02/2018).

Koordinator Ombudsman RI DIY, Nugroho Andriyanto menjelaskan, kedatangannya ke RSUD untuk meminta keterangan dari pihak RSUD dan mendalami data-data yang telah disampaikan oleh direktur. Meski klarifikasi dari direktur sudah disampaikan, namun pihaknya masih akan mendalami dan menganalisa keterangan dan data yang disampaikan.

"Kami masih belum bisa menyimpulkan atas kejadian ini. Mudah-mudahan secepatnya dan kita bisa ambil tindakan," kata Nugroho saat dihubungi sorot.co.

Lebih lanjut ia mengatakan, pada tanggal tersebut tidak ada koordinasi antar dokter yang sedang bertugas, sehingga pasien tersebut tidak mendapat penanganan yang semestinya. Padahal terdapat 3 dokter jaga pada hari itu. 

Pihak RSUD sendiri sudah melakukan audit internal dan memberikan sanksi pada dokter terkait. Selain sanksi teguran lisan juga dilakukan non job kepada kepala bangsal dan kepala instalasi rawat inap. Tak hanya itu saja, pihak RSUD juga melakukan pembinaan dan rotasi besar-besaran untuk perawat.

"Beberapa SOP mengenai mekanisme visit dokter, jadwal visit juga sudah dilakukan revisi. Kejadian ini akan kami pantau terus hingga menemui titik terang," tambah dia.