Lowongan Tertutup Kemenag, LSM Sebut Bisa Jadi Penyakit
Pemerintahan

Lowongan Tertutup Kemenag, LSM Sebut Bisa Jadi Penyakit

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Penerimaan pegawai di lingkup Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul yang dilakukan secara tertutup menuai sorotan dari aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Hal itu karena rekrutmen pegawai semacam itu dituding menyalahi aturan yang berlaku.

Aktifis LSM Jejaring Rakyat Mandiri (Jerami), Rino Caroko mengatakan, pengangkatan pegawai di lingkup instansi seharusnya dilakukan secara terbuka, meski jumlah pegawai yang dibutuhkan hanya sedikit. Jika dilakukan secara tertutup, tentunya sangat menyalahi aturan yang berlaku, terlebih itu pengangkatan pegawai di suatu instansi daerah.

Jika pengangkatan pegawai dilakukan secara tertutup, Rino menuding adanya potensi indikasi kecurangan, entah dalam bentuk apa pun itu. Meski kuota dan waktu dilakukan singkat, tidak semestinya penerimaan pegawai secara tertutup itu dilakukan.

"Tentu menyalahi aturan, dimanapun kalau pengangkatan pegawai harus dilakukan secara transparan. Di Gunungkidul ini sendiri kan banyak sumber daya manusia yang masih membutuhkan pekerjaan. Entah itu hanya kontrak ataupun tetap," kata Rino Caroko, Kamis (08/02/2018).

Jika benar adanya indikasi kecurangan yang dilakukan dalam penerimaan pegawai yang akan ditempatkan sebagai front office Pelayanan Terpadu Satu Pintu itu, pihaknya tidak akan segan-segan menggagalkan pelantikan atau pengangkatan pegawai tersebut. Selanjutnya meminta ulang pembukaan lowongan dan pendaftar yang dilakukan secara terbuka. 

"Kalau masalah mepet dan anggaran yang minim itu kan yang mengerti dan mengukur dari pihak Kemenag sendiri. Seharusnya juga dilakukan jauh-jauh hari agar tidak seperti ini," tambah dia.

Menurutnya, jika budaya pengangkatan pegawai di lingkup instansi dilakukan secara tertutup semacam ini akan menjadi penyakit bagi instansi lain sehingga banyak yang meniru.

"Ini penyakit. Bisa saja yang diterima cuma orang dekat atau kerabat orang dalam Kemenag sendiri, jika hal ini terus dibiarkan," tegasnya.