Berlubang Parah, Jalan Baron Mengancam Nyawa Pengendara
Peristiwa

Berlubang Parah, Jalan Baron Mengancam Nyawa Pengendara

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Pengguna jalan yang melintas di Jalan Wonosari - Baron kerap merasa terancam jiwanya. Hal itu karena jalan utama menuju obyek wisata pantai selatan mengalami kerusakan parah. Bahka berulangkali di titik yang sama sering terjadi kecelakaan lalu lintas.

Jalan yang rusak itu berada di Padukuhan Dunggubah, Desa Duwet, Kecamatan Wonosari atau lebih tepatnya berada di sekitar Pom Bensin. Jalan berlubang tersebut memiliki lebar lebih dari 1 meter dengan kedalaman kurang lebih 10 cm atau 1 telunjuk orang dewasa.

Kecelakaan sering terjadi di lokasi tersebut karena banyak sekali lubang-lubang kecil maupun besar. Kecelakaan yang terjadi biasanya karena sepeda motor menghindari lubang atau tanpa sengaja melewati lubang karena tidak mengetahui sebelumnya.

"Belum lama ini di depan balai desa itu ada kecelakaan malem-malem nabras lubang karena tidak kelihatan. Selain itu ponakan saya juga mengalami kecelakaan sampai dijahit," terang Probo, warga sekitar lokasi, Jumat (09/02/2018).

"Belum lama itu ada perbaikan tapi sudah rusak seperti ini. Banyak banget yang jadi korban kecelakaan," tambah dia.

Posisi jalan yang datar dan tidak ada gorong-gorong diduga menjadi penyebab kerusakan jalan. Karena air tidak bisa mengalir dan hanya berkumpul di sekitar jalan.

Kalau malam hari memang sangat rawan kecelakaan. Banyak kendaraan yang melaju kencang hingga akhirnya oleng gara-gara menghindari lubang,” beber dia.

Tidak hanya itu, jalan berlubang yang membuat pengguna jalan terancam nyawanya yakni di Jalan Baron Km 02, tepatnya di sebelah selatan Masjid Al Azhar Karangrejek. Dua lubang besar dengan kedalaman lebih dari 10 cm juga sempat membuat orang celaka.

"Pas hujan deras sore-sore ada mas-mas yang lewat naik motor. Nah jalannya kan ketutup air karena berlubang, sehingga lubang tidak terlihat. Jalan agak kenceng, pas di situ juga masnya terjatuh," kata Joko Purnomo, salah seorang warga Karangrejek.