Berkendara Ugal-ugalan, Perempuan Cantik Dihentikan Malah Merayu Petugas
Peristiwa

Berkendara Ugal-ugalan, Perempuan Cantik Dihentikan Malah Merayu Petugas

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Seorang perempuan yang mengemudikan mobil klasik warna biru mendapat peringatan keras dari Satlantas Polres Gunungkidul. Ia didapati ugal-ugalan dalam berkendara sehingga dinilai membahayakan pengguna jalan raya Jogja - Wonosari.

Meski perempuan berparas ayu tersebut berhasil diberhentikan oleh petugas di Jalan Mgr. Sugiyopranoto atau tepat di pos polisi, tetapi dia justru membangkang saat diberi peringatan oleh petugas. Seakan dia merasa benar, meski beberapa pelanggaran jelas-jelas telah dilakukan.

Saat diminta untuk menunjukkan surat-surat berkendara, perempuan itu mengaku tak punya. Setelah diberikan himbauan dari petugas pun masih ngeyel jika tidak merasa melanggar peraturan lalu lintas.

Adapun beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh perempuan yang bernama Sarintem itu yakni berkendara dengan kecepatan di luarbatas, lebih dari 100 Km/jam, ugal-ugalan dan tidak bisa menunjukkan SIM dan STNK.

Petugas yang menilang Sarintem pun dibuat geleng-geleng karena sikap perempuan tersebut. Ia malah berusaha menggoda petugas muda yang diketahui bernama Briptu Ramanda Rifqi dengan segala bujuk rayunya. Akan tetapi usahanya terhenti setelah diberi surat tilang.

Setelah sorot.co mendekat, ternyata kejadian tersebut merupakan pengambilan video aksi edukasi program Satlantas Polres Gunungkidul yang diperankan oleh seorang biduan campursari, Niken Sarintem. Satlantas memilih Niken Sarintem karena dinilai totalitas memerankan sejumlah tokoh dengan segala kekonyolannya.

Dikonfirmasi, Sabtu (10/02/2018), Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Mega Tetuko mengatakan video edukasi tertib lalu lintas tersebut dibuat untuk lebih mudah dalam memberikan pengertian kepada masyarakat luas. Pengambilan video sudah dilakukan sejak beberapa hari terakhir di sejumlah lokasi.

"Ini untuk memberikan pengertian masyarakat agar lebih mudah menangkap pesan yang terkandung. Dengan harapan, kesadaran masyarakat mengenai tata tertib lalu lintas lebih tergugah. Mengingat tahun lalu banyak sekali yang terjaring razia dan terlibat kecelakaan," ucap AKP Mega Tetuko.

Sedikitnya ada 9 video edukasi yang dibuat oleh Satlantas Polres Gunungkidul, mulai dari tertib menggunakan helm, sabuk pengaman, kelengkapan berkendara bahkan kecelakaan lalu lintas hingga meregang nyawa.