Waspada Tikus, Dinas Siapkan Ratusan Kilo Belerang dan Umpan Beracun
Peristiwa

Waspada Tikus, Dinas Siapkan Ratusan Kilo Belerang dan Umpan Beracun

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Memasuki masa tanam kedua, Dinas Pertanian dan Pangan menghimbau kepada para petani untuk tetap waspada akan serangan hama tikus. Pasalnya hama ini selain berdampak pada hasil pertanian, juga menyebarkan virus atau penyakit yang sangat membahayakan nyawa seseorang.

Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Supomo mengatakan, meski sebagian petani ada yang memasuki masa tanam kedua dan masih ada beberapa lagi yang belum panen pada masa tanam pertama, kewaspadaan masyarakat mengenai serangan hama ini patut ditingkatkan.

"Sekarang yang diserang tanaman yang sudah tua dan siap dipanen. Hampir di setiap kecamatan ada yang terserang hama tikus," ucap Supomo, Minggu (11/02/2018).

Berbagai cara untuk mengendalikan hama ini terus disosialisasikan kepada para petani di Gunungkidul, agar hasil pertanian mereka tidak terlalu terpengaruh karena serangan hama tikus. Adapun gerakan yang tengah gencar dilakukan yakni pemasangan umpan beracun dan pengasapan sarang tikus menggunakan belerang. 

"Alhamdulillah kemarin sempat berhasil puluhan bahkan ratusan hektar ladang yang terserang tikus sudah normal kembali," tambah dia.

Pihaknya terus melakukan pemantauan pada perkembangan hasil pertanian di Gunungkidul. Guna memberantas habis hama tikus itu Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul menyediakan umpan beracun sebanyak 80 kg dan belerang sebanyak 250 kg.

Ternyata untuk tahun ini, serangan hama yang dihadapi oleh petani Gunungkidul tidak hanya hama tikus saja. Beberapa waktu lalu lahan seluas 3000 meter di wilayah Karangrejek dan Baleharjo terserang belalang setan yang beracun. Tak hanya itu di wilayah lain juga ditemukan hama berupa uret dan wereng.

"Setiap hari kami terjun ke lapangan untuk melakukan pemberantasan di daerah-daerah dan melakukan persiapan masa tanam kedua. Beberapa hari lalu di Rongkop kami lakukan pemberantasa di ladang," tutupnya.