Dua Rumah Warga Terancam Kena Tanah Longsor
Peristiwa

Dua Rumah Warga Terancam Kena Tanah Longsor

Gedangsari,(gunungkidul.sorot.co)--Bencana tanah longsor terjadi di wilayah Kabupaten Gunungkidul, Minggu (11/02/2018). Satu kandang ayam milik Asepudin (45) warga Padukuhan Boyo, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari mengalami kerusakan cukup parah karena tertimbun longsoran tanah.

Selain itu dinding dan teras rumah milik Asepudin terancam tertimbun material jika sewaktu-waktu terjadi longsor susulan. Pasalnya jarak antara teras dengan tanah yang sekarang ini longsor hanya kurang lebih 1 meter.

"Tinggi longsor kira-kira 8 meter dari tebing dengan panjang 10 meter," ucap Ketua Tagana Gunungkidul, Sumardi.

Peristiwa longsor tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu pemilik rumah dan warga sekitar dikagetkan dengan suara gemuruh dari atas tebing. Tak berselang lama, suara gemuruh tersebut disusul dengan longsoran material tanah dan bebatuan. 

Diduga tanah di tebing itu longsor karena tidak kuat menahan gerusan air. Mengingat pada saat kejadian hujan deras tengah melanda wilayah Gedangsari. Beruntung atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

Sementara itu di wilayah lain, selang 30 menit kemudian, bencana longsor juga terjadi di Padukuhan Putat II RT 35/09, Desa Putat, Kecamatan Patuk. Tanah longsor mengancam dinding kamar rumah milik Sujarwo. Tanah dengan tinggi 4 meter dan panjang 5 meter tiba-tiba longsor hingga hampir mendesak ke dinding kamar.

"Anggota FPRB dan Tagana Putat berusaha melakukan pemasangan terpal di dekat dinding dan membuat saluran air darurat agar air tidak masuk ke longsoran. Harapannya agara kondisinya tidak menjadi parah," terang Sumardi.

Anggota Tagana sudah disiagakan sejak mendung pekat menyelimuti Gunungkidul. Kesiapsiagaan mereka sangat dibutuhkan masyarakat. Setelah ada kejadian anggota langsung turun ke lapangan untuk mendata dan melakukan evakuasi atau hal lain yang perlu dilakukan.