Kades dan Anak Buahnya Nyemplung Wirogunan, Camat Ambil Tindakan
Pemerintahan

Kades dan Anak Buahnya Nyemplung Wirogunan, Camat Ambil Tindakan

Tanjungsari,(gunungkidul.sorot.co)--Penahanan terhadap kepala desa dan 3 perangkat desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari di LP Wirogunan Yogyakarta beberapa hari lalu langsung disikapi marathon oleh Camat. Dadakan ia pun menggelar rapat koordinasi guna membahas pejabat pelaksana tugas sementara di jajaran Pemerintah Desa Banjarejo.

Penetapan tersangka dan penahanan terhadap 4 orang itu diklaim Camat sebagai kasus terbesar di Kecamatan Tanjungsari dan pertama kali sepanjang sejarah. Mereka tersandung dugaan kasus korupsi program padat karya infrasruktur tahun 2015 sebesar Rp 126 juta.

Agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu dan pelaksanaan program pembangunan tetap berjalan sebagaimana mestinya, Camat langsung mengambil tindakan cepat.

"Ini kami masih lakukan koordinasi, untuk 3 perangkat desa tugasnya tidak ada masalah akan diampu oleh perangkat lain. Sementara untuk jabatan Pelaksana Tugas Kades kami segera komunikasikan dengan bupati. Rencananya Sekdes akan diberi tugas sebagai Plt kepala desa," ucap Rahmadian Wijayanto, Camat Tanjungsari saat dihubungi sorot.co, Senin (12/02/2018).

Ia menambahkan, jabatan Kepala Desa Banjarejo baru habis pada tahun 2019 mendatang. Lantaran tahun 2018 ini kades ditahan, maka akan dilakukan penunjukan Pelaksana Tugas (Plt). Akan tetapi sebelum masa jabatan kades habis dan dari Pengadilan Negeri sudah ada keputusan tetap, maka Plt. baru bisa diangkat sebagai Pj. Kades. 

"Permasalahan ini sepenuhnya kami serahkan pada penegak hukum. Dari Kecamatan maupun desa hanya menaati peraturan yang berlaku," imbuh Rahmadian.

Sebisa mungkin, sambung Rahmadian, meski di jajaran Pemdes Banjarejo saat ini kosong 4 jabatan, namun diharapkan tidak mempengaruhi pelayanan kepada masyarakat. Pekerjaan perangkat yang lain pun juga sama seperti hari-hari biasanya.

Diberitakan sebelumnya, pasca penetapan tersangka terhadap kades, Sur berikut 3 perangkat desa yakni Mj, Sg, dan Sm oleh Polres Gunungkidul, jajaran Kejaksaan Negeri Wonosari langsung membawanya ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Wirogunan Yogyakarta guna menjalani proses hukum selanjutnya.