Belum Kantongi Izin, Obyek Wisata Teras Kaca Terancam Ditutup Paksa
Wisata

Belum Kantongi Izin, Obyek Wisata Teras Kaca Terancam Ditutup Paksa

Panggang,(gunungkidul.sorot.co)--Keindahan yang ditawarkan dari atas teras kaca yang berada di Tebing Nguluran, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang memang tidak ada tandingnya. Meski baru beberapa pekan dibuka untuk umum, namun obyek spot foto ini telah menyedot ribuan pengunjung.

Namun tidak disangka, spot yang hampir secara keseluruhan terbuat dari kaca ini mendapat penolakan dari sejumlah warga maupun pemerintah setempat. Spot yang berada di lahan pribadi seluas kurang lebih 1 hektare itu menyalahi beberapa aturan yang ada.

Camat Panggang, Gunawan mengatakan beberapa hal yang dilanggar oleh pemilik spot teras kaca diantarannya status tanah yang dibangun belum jelas, fungsi dari tanah itu pun juga belum beralih. Karena ada dasarnya tanah itu merupakan tanah tegalan, belum ada izin peralihan status, obyek yang ada juga belum memiliki izin resmi.

"Hampir 90% pemilik teras kaca belum memiliki izin mulai dari wisata pribadi maupun izin lainnya. Padahal saya sendiri sudah berulang kali memperingatkan tapi juga tidak ada tindak lanjut dari pemilik," kata Camat Panggang, Gunawan, Sabtu (10/03/2018).

Selain itu, keamanan dan kenyamanan para pengunjung seperti tidak dihiraukan oleh pemilik. Meski dari pemilik mengklaim bahwa teras kaca tersebut aman dan kuat, namun belum ada uji dari dinas terkait karena yang bersangkutan belum mengurus izinnya. 

"Tentu sangat membahayakan bagi para pengunjung. Itukan secara keseluruhan terbuat dari kaca dan besi yang mudah berkarat kalau terkena air asin. Saya kira itu untuk tarif kebersihan yang dipatok juga tidak wajar, Rp 10.000 per orang," imbuh dia.

Menurut Gunawan alangkah lebih baiknya bila spot teras kaca itu ditutup sementara waktu hingga ada surat izin dari pemerintah daerah. Agar segala sesuatunya terlindungi, keselamatan dan kenyamanan pengunjung maupun masyarakat setempat terjamin. Mengembangkan pariwisata Gunungkidul secara bersama-sama sehingga semuanya menjadi untung, dan tidak ada pihak yang dirugikan.

"Mengurus izin yang diperlukan kan tidak lama, dan syaratnya mudah. Saya yakin yang bersangkutan sebenarnya juga sudah paham. Ya kalau harapannya segera lah mengurus izin. Masyarakat maupun pemerintah sini bisa saja melakukan penutupan paksa jika pemilik tidak segera menyelesaikan izinnya," tutup dia