Duplay Sabet Juara, Kennoveryan Top Skor 14 Gol
Olahraga

Duplay Sabet Juara, Kennoveryan Top Skor 14 Gol

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Grand Final Liga Pelajar Gunungkidul (Lipeg) yang digelar di Stadion Gelora Handayani, Minggu (11/03) menyedot ratusan bahkan ribuan pelajar untuk menyaksikan ajang bergengsi di Kabupaten Gunungkidul ini. Mereka memenuhi tribun sembari meneriakkan dukungan bagi tim kesayangan.

Pada laga grand final ini, SMA 1 Tanjungsari harus berhadapan dengan SMA 2 Playen atau familiar disebut Duplay. Kedua sekolah ini memang memiliki atlet-atlet dengan kualitas unggulan. Sehingga wajar jika pertandingan untuk merebutkan juara I dan II ini terbilang sangat alot.

Salah satu pemain unggulan dari SMA 2 Playen yakni Kennoveryan yang memiliki ketahanan dan strategi yang begitu luar biasa untuk mengalahkan lawan. Ia sebagai kapten tim pun juga memiliki peran yang cukup luar biasa dalam kompetisi ini.

Pertandingan antar dua sekolah unggulan dalam bidang olahraga ini berjalan alot, karena pertahanan masing-masing tim begitu kokoh. Namun sayangnya, pada menit ke-11 pertahanan penjaga gawang SMA 2 Playen sempat dibobol oleh tendangan dari Riko Aldi dari SMA 1 Tanjungsari. Kesebelasan SMA 1 Tanjungsari pun sempat unggul 2-1 dari SMA 2 Playen, hingga akhirnya pada menit-menit terakhir SMA 2 Playen mampu menyamakan kedudukan.

Untuk menentukan pemenang kompetisi ini, kemudian diadakanlah adu pinalti. Pada kesempatan ini digunakan oleh para pemain untuk saling menunjukkan kebolehannya. Hingga akhirnya tendangan demi tendangan terus mengarah pada gawang. SMA 2 Playen unggul dengan skore 3 dan SMA 1 Tanjungsari hanya 1 gol pada saat tendangan pinalti.

Dengan demikian SMA 2 Playen keluar sebagai juara I dan mendapatkan tropi kebanggaan, juara II direbut oleh SMA 1 Tanjungsari, juara III SMK N Nglipar, dan Juara IV yakni SMK Muhammadiyah I Playen.

Tak hanya itu, total hadiah sebesar Rp 20 juta juga diberikan kepada beberapa kategori yakni top skor diberikan kepada Kennoveryan dari SMA 2 Playen yang berhasil menyumbang 14 gol, pemain favorit yakni Anang dari SMA 1 Tanjungsari, suporter terbaik SMK N 2 Wonosari, serta beberapa kategori lainnya.

Usai penyerahan tropi beserta hadiah, Menpora RI, Imam Nahrawi mengatakan begitu mengaspirasi kegiatan yang dilakukan oleh sejumlah tokoh dan pelajar Gunungkidul dengan diadakannya kompetisi ini. Ia berharap even dapat menghidupkan kembali kancah sepak bola di daerah, sekaligus menjaring bakat dan bibit unggul pemain muda.

Baru pertama kali ini saya sebagai menteri datang menyaksikan kompetisi pelajar tingkat daerah. Luar biasa sekali,” kata Menpora.