Pemerintah dan Polri Gencar Lakukan Deklarasi Anti Hoax
Sosial

Pemerintah dan Polri Gencar Lakukan Deklarasi Anti Hoax

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Jajaran pemerintah daerah Kabupaten Gunungkidul bersama dengan anggota kepolisian terus berupaya melakukan deklarasi anti hoax guna meredam isu-isu yang dapat mengadu domba, memecah belah dan meresahkan masyarakat. Deklarasi ini dilakukan oleh berbagai kalangan masyarakat di berbagai tempat yang sedang ada kegiatan maupun aksi-aksi lainnya.

Aksi semacam ini dilakukan karena sekarang media sosial sangatlah rentan terhadap penyebaran hoax. Tak hanya itu juga untuk mengantisipasi kemungkinan maraknya ujaran kebencian yang mengadu domba masyarakat. Terlebih hal itu mengingat tahun depan akan terselenggara pemilihan umum dan pemiliha kepala daerah.

Maka dari itu di berbagai kesempatan anggota polisi maupun pemerintah daerah getol melakukan deklarasi anti hoax. Tujuannya agar nantinya masyarakat tidak terpengaruh dengan isu-isu yang beredar yang dapat menimbulkan kebencian serta perpecahan di masyarakat.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady menghimbau kepada masyarakat agar dapat lebih teliti kembali dalam mendapat informasi. Bila memang dirasa kurang sesuai dengan karakteristik masyarakat, lebih baik untuk melakukan kroscek ulang mengenai isu-isu tersebut.

Pencegahan berkembangnya isu-isu hoax tentu tidak hanya dilakukan oleh pemerintah daerah maupun anggota kepolisian. Tapi dari masyarakat juga harus berperan aktif dan cerdas menyikapi hal ini,” ucap AKBP Ahmad Fuady, Senin (12/03/2018).

 

Deklarasi anti hoax ini sudah dilakukan beberapa waktu oleh seluruh elemen masyarakat dipimpin oleh Bupati Gunungkidul di Pantai Nguyahan, Kecamatan Saptosari. Kegiatan deklarasi anti hoax yang bebarengan dengan peresmian tempat peribadatan itu pun diikuti oleh ratusan masyarakat baik dari tokoh masyarakat, pelajar, pemangku jabatan dan beberapa lainnya.

Dengan adanya deklarasi semacam ini diharapkan daerah menjadi lebih aman, nyaman dan kondusif tanpa ada permasalahan atau konflik yang mengakibatkan perpecahan.