Modal Goban, Mbak Suti Bisa Raup Sembilan Juta Sebulan
Ekonomi

Modal Goban, Mbak Suti Bisa Raup Sembilan Juta Sebulan

Playen,(gunungkidul.sorot.co)--Sukses Suti Rahayu dalam mengelola perusahaan mie berbahan baku Mocaf (Modified Cassava Flour) atau biasa disebut tepung singkong, ternyata berawal dari ide otodidak. Berawal modal Rp 50.000 alias goban ia berhasil meraup pendapatan selangit.

Suti Rahayu membuka perusahaan mie sehat di Padukuhan Sumberjo, Desa Ngawu, Kecamatan Playen. Perlu proses yang panjang agar usahanya berjalan sebagaimana yang ia inginkan saat ini.

Perusahaan yang berdiri sejak tahun 2012 ini, berada dibawah naungan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S). Melalui pelatihan tersebut, ide yang muncul lalu dikembangkan secara bersama-sama melalui pelatihan dari pemerintah di bidang pertanian dan pedesaan.

Awal mulanya otodidak, setelah mencoba beberapa kali, ternyata langsung difasilitasi oleh Pemda Gunungkidul,” ucap Suti, Selasa (13/03/2018).

Setelah proses yang begitu lama, ibu dari tiga anak ini mengaku bahwa modal awalnya hanya Rp 50.000. Hingga pada akhirnya ia mendapatkan fasilitas dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berupa mesin dan pinjaman modal alat dari Dinas Pertanian. 

Bahkan sekarang ini perusahaan mie tersebut sudah bekerjasama dengan beberapa restoran di Gunungkidul hingga wilayah luar kota seperti Jakarta, Bandung, Bogor, hingga wilayah Jawa Timur.

Pihaknya merasa senang lantaran sampai saat ini nyaris tidak ada kendala. Bahkan sekarang ini perusahaannya dibantu oleh marketing dari pusat pelatihan tersebut agar proses pemasaran berjalan lancar.

Perusahaan tersebut memproduksi mie yang terbuat dari bahan dasar baku umbi-umbian, seperti ubi ungu, brokoli, cabe merah, cabe hijau, daun kelor, sawi, buah naga, bahkan coklat . Mie yang mengandung banyak karbohidrat ini sekarang banyak diminati oleh para penikmat mie instan.

"Keistimewaan mie mocaf mengandung banyak karbohidrat, sehingga kenyang lebih lama. Kita juga menyediakan mie untuk kebutuhan khusus, yang 100% menggunakan bahan baku alami tanpa ada campuran terigu dan bisa mengangkat hasil tani," ucap Suti Rahayu.

Mocaf merupakan tepung hasil olahan singkong yang diproses dengan memodifikasi sel singkong melalui fermentasi yang melibatkan mikroba (bakteri asam laktat). Dengan begitu membutuhkan waktu 4 hari untuk dijadikan produk setengah matang.

Hanya dengan bahan sederhana yakni tepung singkong, tapioka, terigu, dan telur, konsumen cukup merogoh kocek Rp 3.500 per bungkus untuk menikmati mie instan kemasa 140 gram itu

Dalam waktu sehari perusahaan ini mampu mengolah 60 kg tepung singkong, dengan pendapatan kotor mencapai Rp 9 juta per bulan. Dari usahanya ini, Suti mampu mengangkat tujuh orang warga yang dulunya tidak mempunyai pekerjaan. Maka dari itu ia berharap kepada para petani agar tidak takut lagi untuk menanam singkong. (Dhessy)