Ngaku Ojek Online, Warga Keboan Diteror Berulangkali
Peristiwa

Ngaku Ojek Online, Warga Keboan Diteror Berulangkali

Ponjong,(gunungkidul.sorot.co)--Ada-ada saja ulah oknum untuk melakukan penipuan belakangan ini. Mulai dari SMS undian berhadiah, papa mama minta pulsa, hingga mengaku sebagai tukang ojek online.

Hal ini dialami oleh Erna, warga Keboan, Desa Gombang, Kecamatan Ponjong. Ia mengeluh jika seharian diteror oleh seseorang yang mengaku sebagai ojek online di wilayah Gunungkidul. Ia diminta untuk membayar bokingan pesanan. Tak hanya satu atau dua nomor baru yang menghubunginya, namun lebih dari 3 nomor yang terus menerornya selama seharian.

Padahal Erna sendiri tidak pernah memesan apapun melalui jasa ojek online. Namun tiba-tiba ia dihubungi nomor yang tidak ia kenal hingga berulangkali.

"Kejadiannya Senin kemarin. Awalnya SMS seperti ini. Saya kerja untuk biaya ibu saya operasi. Jangan dipermainkan. Apa Mbak tidak punya ibu? Tolong dipahami. Setelah itu banyak sekali nomor baru yang menghubungi saya," kata Erna kepada sorot.co, Selasa (03/04/2018).

"Anehnya yang telpon itu tahu nama saya. Padahal saya gak pernah pesan apa-apa dari aplikasi itu. Wong saya juga tidak punya aplikasinya juga. Kalau katanya nomor dan nama saya digunakan untuk memesan barang," imbuh dia.

Karena merasa terganggu dengan banyaknya nomor baru yang menghubunginya, ia kemudian melakukan pemblokiran nomor. Untungnya Erna belum mengeluarkan uang sesuai dengan apa yang diminta oleh si penelpon.

"Belum menyebutkan nominal. Hanya intinya saya suruh membayar apa yang katanya sudah saya pesan," tambah dia.

Dengan adanya kejadian ini, ia hanya sekedar berbagi informasi bagi masyarakat bilamana ada kejadian serupa untuk lebih bijak menyikapinya. Pasalnya jika gegabah dan hanya mengikuti, sangat mungkin menjadi korban penipuan.