LSM dan Aktivis Dorong Polisi Sikat Habis Mafia Gas
Peristiwa

LSM dan Aktivis Dorong Polisi Sikat Habis Mafia Gas

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan aktivis mahasiswa menemui Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady di Mapolres Gunungkidul, Kamis (12/04/2018).

Koordinator Jejaring Masyarakat Mandiri (Jerami), Rino Caroko menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas pelaksanaan distribusi Gas LPG Bersubsidi 3 kilogram yang terindikasi adanya kejahatan ekonomi.

Dia bersama dengan teman- teman LSM lainnya mendesak Kapolres untuk melakukan tindakan hukum bagi pelaku distribusi baik agen maupun pangkalan yang melanggar peraturan yang sudah disepakati.

Disamping itu, Rino juga mengharapkan Polres Gunungkidul menangkap pelaku usaha non usaha mikro yang menggunakan gas melon 3 kilogram itu.

Polisi harus bertindak cepat menangkap pelanggar hukum itu agar muncul efek jera bagi yang lainnya. Saya menunggu 1 minggu ini tindakan hukum yang akan dilakukan kepolisian,”papar Rino Caroko.

Amanat menyalurkan gas subsidi pemerintah untuk disalurkan langsung oleh sub penyalur/ pangkalan ke masyarakat miskin dan usaha mikro dilanggar dan secara sengaja menjual gas subsidi 3 kg ke warga pedagang atau pengecer. 

Pelaku usaha non usaha mikro seperti toko, warung, peternak ayam, rumah makan, hotel, dan industri yang seharusnya tidak mempunyai hak untuk menyalurkan atau menggunakannya.

Rino menambahkan, indikasi kejahatan ekonomi juga diduga dilakukan oleh pelaku ekonomi non usaha mikro dengan melakukan penimbunan dan atau menggunakan gas subsidi 3 kg yang seharusnya digunakan oleh masyarakat miskin dan pelaku usaha mikro saja.

Sementara Ketua LSM Perhuttani, Nunung Nurcahyo membenarkan, kepolisian sebagai instrument yang memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan hukum dinilai perlu dan mendesak untuk melakukan langkah hukum yang tegas dalam memberantas indikasi kejahatan ekonomi yang dilakukan oleh oknum agen, pangkalan, dan pelaku usaha non usaha mikro yang diduga melakukan pelanggaran hukum.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady menyatakan siap melakukan langkah- langkah represif jika menemukan indikasi pelanggaran hukum dalam pendistribusian gas melon subsidi tersebut.

Dia tidak akan segan- segan menangkap pelaku kejahatan yang berhubungan dengan pendistribusian gas yang disubsidi pemerintah untuk orang miskin itu.

Jika ada penimbunan atau penggunaan gas oleh pengusaha yang tidak semestinya, silahkan laporkan saja dan kami akan tindak tegas. Juga yang menyuntik gas melon untuk mengurangi isinya, masyarakat jangan segan-segan untuk melaporkan kepada kami,” tegasnya.