Jurus Pak Camat Tingkatkan Komunikasi dengan Jajaran dan Masyarakat
Pemerintahan

Jurus Pak Camat Tingkatkan Komunikasi dengan Jajaran dan Masyarakat

Purwosari,(gunungkidul.sorot.co)--Sebagai seorang pemimpin nomor satu di Kecamatan Purwosari, Agung Danarto memiliki jurus tersendiri untuk meningkatkan pelayanan dan kedekatan terhadap masyarakat maupun dengan instansi yang ada di wilayahnya. Peningkatan pelayanan tentu sangat dibutuhkan agar masyarakat merasa aman, nyaman dan terayomi sehingga terjalin hubungan yang harmonis di suatu daerah.

Belum lama ini ia berserta jajarannya menggagas, dalam seminggu sekali atau waktu yang tidak ditentukan menggelar apel bersama, secara acak di instansi atau desa maupun sekolah . Hal itu dilakukan demi menjalin hubungan komunikasi yang baik antara pemimpin dengan jajaran lainnya. Selain itu, juga untuk mengetahui kondisi wilayah-wilayah tertentu. Sehingga permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat ataupun pemerintahan paling kecil di daerahnya dapat diketahui dan dirembuk secara bersama-sama langkah penyelesaiannya.

Kami juga sudah koordinasi dengan polsek dan koramil di wilayah Purwosari . Mereka menyambut baik gagasan kami, dan akan mendukung serta ikut terlibat di dalamnya,” ucap Agung Danarto, Kamis (12/04/2018).

Gagasannya tersebut sudah mulai ia terapkan sejak beberapa waktu lalu. Pertama kalinya, Muspika Purwosari menggelar apel bersama dengan anggota kepolisian. Di situ dilakukan rembuk bersama mengenai beberapa hal yang dihadapi oleh masayrakat. 

Kedepan kami akan sasar sekolah atau desa. Mengenai tugas, fungsi, maupun kegiatan yang diselenggarakan dari masing-masing juga akan dipantau. Sehingga muspika dapat mengetahui apa yang dilakukan dan apa masalah yang sedang dihadapi oleh masyarakatnya,” imbuh dia.

Jangan sampai dong kami tidak tau apa yang dibutuhkan, dikeluhkan oleh masyarakat mengenai pelayanan atau permaslahan lainnya. Tentu kedepan kami juga akan lakukan kegiatan yang tidak begitu formal untuk sharing mengenai kondisi masing-masih desa atau instansi lain,” tambah dia.

Menurutnya, menjadi seorang pemimpin di daerah perbatasan dengan kabupaten lain memiliki tantangan dan keasyikan tersendiri. Bagaimana tidak, tingkat kerawanan permasalahan atau perubahan kultur justru lebih tinggi dibandingkan dengan daerah-daerah lain.

Mengingat pergaulan atau interaksi sosial dapat terjadi dari dua arah. Jika tidak diterapkan sistem pilah-pilih dan memperkuat benteng komunikasi anatara pemimpin dengan masyarakatnya, tentu akan menimbulkan gejolak. Maka dari itu, berbagai upaya peningkatan pelayanan dalam menjalin komunikasi yang baik terus ditingkatkan oleh semua pihak di Kecamatan Purwosari.