Sambut Hari Jadi, Penari Lokal Usia Muda Tampil di Panggung Kesenian
Budaya

Sambut Hari Jadi, Penari Lokal Usia Muda Tampil di Panggung Kesenian

Wonosari,(gunungkidul.sorot.co)--Setelah sukses dengan Parade Bandnya, panitia persiapan HUT Gunungkidul ke-187 kembali mempersembahkan tari-tarian dari berbagai sanggar lokal. Seperti yang digelar pada Jumat (11/05/2018) tadi malam, panitia memfasilitasi para seniman tari untuk mementaskan berbagai tarian tradisional di Panggung Kesenian, Alun-alun Wonosari.

Acara yang dimulai pukul 15.00 WIB menampilkan pentas dari berbagai sanggar, seperti sanggar Satria Wonosari, Saraswati Nglipar, Mekar Sari Semin, Sekarmoyo Karangrejek, dan Angreni Siraman. Dalam sekejap, Alun-alun pun dipenuhi oleh penonton yang rela duduk di atas rumput untuk menyaksikan para penari yang begitu apik.

Acara diawali dengan penampilan reog dari Tresna Budaya Kemiri dan Jathilan Turonggo Giri Kondhang Rejo. Setelah itu dilanjutkan dengan penampilan para penari yang mayoritas adalah anak usia sekolah. Mereka yang menari dengan gemulai dan energik membuat para penonton bertepuk tangan meriah.

Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Agus Kamtono mengatakan, para penari lokal ini memang seharusnya dididik sejak dini untuk mengenalkan adat dan tradisi. Dengan begitu, warisan budaya tidak akan hilang karena dilestarikan dari generasi ke generasi.

Anak-anak sedini mungkin harus kita kenalkan dengan adat dan tradisi agar warisan budaya ini tidak hilang,” tuturnya.

Agus berharap, kreativitas seniman Gunungkidul, khususnya yang berusia muda bisa terus muncul hingga mampu bersaing dengan seniman lainnya. Oleh karenanya, eksistensi seniman Gunungkidul bisa terus terangkat dan dikenal oleh berbagai daerah. 

Kami lebih suka memberikan stimulasi seperti ini kepada para seniman, karena dengan begitu kreativitas mereka akan muncul. Kami berharap kesempatan tampil mereka lebih besar supaya tumbuh kreativitas yang tinggi,” tutur dia. (Sepdita)